Masjid Apung An-Nur Diproyeksikan Jadi Ikon Baru Wisata Religi Jakarta

Senin 19 Okt 2026, 13:44 WIB
Peresmian Masjid Apung An-Nur di Pantai Ria Ancol Timur, Pademangan, Jakarta Utara. (Sumber: Istimewa)
Peresmian Masjid Apung An-Nur di Pantai Ria Ancol Timur, Pademangan, Jakarta Utara. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, POKOTA.CO.ID - Masjid Apung An-Nur di Pantai Ria Ancol Timur, Pademangan, Jakarta Utara, diproyeksikan menjadi ikon baru wisata religi sekaligus ruang publik yang memperkuat kehidupan keagamaan dan kebersamaan warga Jakarta.

Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengatakan, kehadiran masjid berkapasitas hingga 900 jemaah tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan fasilitas publik yang tidak hanya mendukung kegiatan ibadah, tetapi juga pariwisata dan aktivitas sosial masyarakat.

“Mudah-mudahan keberadaan masjid ini tidak hanya mendorong pariwisata di Ancol, tetapi juga berpengaruh besar bagi aspek kerohanian maupun pariwisata warga DKI,” ujar Suhud saat menghadiri peresmian Masjid Apung An-Nur, Jumat, 16 Oktober 2026.

Suhud mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang telah merampungkan pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, pembangunan ini sekaligus menjadi jawaban atas aspirasi warga yang disampaikan melalui kegiatan reses DPRD DKI Jakarta.

Baca Juga: Apresiasi Festival CiLung 2026, DPRD DKI Minta Perahu Sampah Plastik Dimanfaatkan untuk Edukasi dan Wisata

“Ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan DPRD dalam menerjemahkan aspirasi masyarakat menjadi pembangunan yang bermanfaat,” ungkap Suhud.

Masjid berbentuk segi lima yang melambangkan lima rukun Islam itu diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang silaturahmi, pendidikan, pembinaan umat, dan penguatan kebersamaan.

“Pembangunan ini bukan sekadar menambah fasilitas, tetapi menghadirkan Jakarta yang semakin manusiawi, inklusif, dan ramah bagi seluruh masyarakat,” tegas Suhud.

Dengan lokasinya di kawasan Ancol, Masjid Apung An-Nur diharapkan menjadi destinasi wisata religi baru sekaligus simbol kolaborasi pembangunan Jakarta yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.

“Semoga masjid ini memberikan manfaat luas bagi kehidupan keagamaan, sosial, dan pariwisata Jakarta,” pungka Suhud.


Berita Terkait


News Update