Dorong Indonesia jadi Indo-Pacific Digital Hub, Telkom Usung 3 Pilar Kedaulatan Digital di Bali Tech Week 2026

Senin 19 Okt 2026, 15:26 WIB
Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan paparan bertajuk “Indonesia’s Next Network: Connecting Indonesia and Global, Building the Indo-Pacific Hub” dalam ajang Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar, Senin, 19 Oktober 2026. (Sumber: Telkom)
Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan paparan bertajuk “Indonesia’s Next Network: Connecting Indonesia and Global, Building the Indo-Pacific Hub” dalam ajang Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar, Senin, 19 Oktober 2026. (Sumber: Telkom)

POSKOTA.CO.ID - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kedaulatan digital nasional sekaligus mendorong posisi Indonesia sebagai Indo-Pacific Digital Hub.

Langkah strategis ini dipaparkan langsung oleh Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno, dalam gelaran Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar, Bali.

Dalam forum teknologi garapan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tersebut, TelkomGroup hadir sebagai Founding Partner untuk mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku industri, dan inovator global.

"Bagi TelkomGroup, pembangunan infrastruktur digital tidak berhenti pada penyediaan aset dan konektivitas. Infrastruktur harus menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi, penciptaan nilai, dan penguatan kedaulatan digital Indonesia," ujar Nanang.

Baca Juga: Hasil RUPSLB Telkom 2026: Spin-Off InfraNexia Disetujui, Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru

Untuk mewujudkan visi tersebut, TelkomGroup mengusung tiga pilar utama yang menjadi fondasi transformasi digital nasional, antara lain:

Sovereign Digital Infrastructure

Pilar ini berfokus pada penguatan konektivitas domestik secara inklusif hingga ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) melalui program Universal Service Obligation (USO). Saat ini, TelkomGroup mengelola aset infrastruktur raksasa yang mencakup:

  • Lebih dari 211.000 km jaringan serat optik domestik.
  • 302.000 BTS dan lebih dari 40.000 menara telekomunikasi.
  • 30 data center dengan interkoneksi antarfasilitas sepanjang lebih dari 500 km.
  • 3 satelit serta 2 community gateway di kawasan Indonesia Timur.

Guna memperkuat jaringan internasional dan keterhubungan antardaerah, TelkomGroup berencana merancang dua internet gateway baru di Jakarta dan Surabaya, melengkapi fasilitas yang sudah beroperasi di Batam dan Manado.

Baca Juga: Gandeng Pemprov Banten, Telkom Akses Siap Tata Jaringan Kabel dan SJUT

Sovereign Intelligence dan Impact

TelkomGroup mengorkestrasi ekosistem AI end-to-end yang mandiri guna meningkatkan produktivitas serta membuka peluang bagi UMKM.

Melalui anak perusahaannya, Telkomsel, sembilan solusi AI lokal diperkenalkan pada BTW 2026. Beberapa di antaranya adalah Adelia (asisten digital & mesin pencari) dan AUREL (layanan ringkasan bisnis berbasis percakapan), di samping solusi AI untuk sektor pendidikan dan keamanan digital.

Sovereign Trust dan Resilience

Menjawab tantangan keamanan siber, pilar ini memperkuat perlindungan data pribadi dan keandalan sistem digital skala korporasi maupun pemerintah. TelkomGroup menghadirkan kapabilitas keamanan berstandar global seperti Software-Defined Wide Area Network (SD-WAN), Secure Access Service Edge (SASE), Post-Quantum Cryptography, hingga Security Operations Center (SOC) as a Service.

Ekspansi Global dan Keselarasan Program Pemerintah Strategi tiga pilar ini dirancang selaras dengan prinsip T3 (Terhubung, Tumbuh, Terjaga) milik Kementerian Komdigi serta agenda transformasi TLKM 30.

Baca Juga: The Telkom Hub Capai Net Zero Emisi, 66 Lokasi PoP Gunakan 21 Persen Energi Terbarukan

Di kancah internasional, TelkomGroup memaksimalkan peran PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) untuk memperluas diversifikasi rute jaringan global.

Langkah ini diambil untuk mengurangi ketergantungan pada jalur lalu lintas data tertentu, sekaligus meningkatkan ketahanan konektivitas Indonesia dalam menghubungkan arus data Asia ke berbagai belahan dunia.

"Melalui konektivitas global yang lebih beragam dan tangguh, serta kolaborasi dengan Pemerintah dan seluruh ekosistem industri, TelkomGroup ingin menempatkan Indonesia sebagai Indo-Pacific Digital Hub," tutur Nanang.


Berita Terkait


News Update