POSKOTA.CO.ID - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menemui Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 19 September 2026.
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, termasuk menghadapi peredaran narkoba, pertambangan ilegal, dan kejahatan lintas negara.
Dalam pertemuan itu, Suyudi menekankan pentingnya soliditas kedua institusi untuk menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Menurutnya, hubungan TNI dan Polri sebagai keluarga besar harus diwujudkan melalui koordinasi dan kerja sama yang berkelanjutan di tingkat pusat maupun daerah.
Baca Juga: Suyudi Ario Seto Calon Pengganti Listyo Sigit, Komisi III DPR Gelar Uji Kelayakan
“Kita ini merupakan keluarga besar yang memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI. Karena itu, soliditas dan sinergi TNI-Polri harus terus dipelihara, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujar Suyudi dalam keterangannya, Senin, 19 Oktober 2026.
Suyudi menyoroti perkembangan modus peredaran narkotika, termasuk pemanfaatan rokok elektrik atau vape untuk mengedarkan narkotika cair melalui berbagai jalur penyelundupan.
Karena itu, ia menekankan perlunya peningkatan kewaspadaan, penguatan koordinasi antarlembaga, serta penegakan hukum yang tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk oknum yang melindungi jaringan peredaran narkoba.
"Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kerja sama dalam pemberantasannya. Tidak boleh ada kompromi terhadap siapa pun yang terlibat, termasuk pihak yang membekingi kejahatan tersebut,” tegas Suyudi.
Selain pemberantasan narkotika, Suyudi menyoroti penanganan pertambangan ilegal melalui pembentukan satuan tugas (satgas) terpadu TNI-Polri untuk menindak aktivitas tanpa izin sekaligus melindungi kekayaan alam Indonesia.
