Asap Karhutla Kalimantan Terdeteksi Masuk Jakarta, Penjualan Masker di Pasar Pramuka Melonjak 30 Persen

Minggu 18 Okt 2026, 08:56 WIB
Pedagang masker di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu, 17 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)
Pedagang masker di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu, 17 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Angga Pahlevi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Deteksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait masuknya sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kalimantan ke atmosfer Jakarta memicu lonjakan permintaan masker.

Pasar Pramuka di Matraman, Jakarta Timur, yang dikenal sebagai pusat alat kesehatan terbesar di ibu kota, mulai dipadati warga yang ingin mengantisipasi dampak gangguan pernapasan.

Pemilik Toko Ganti Medika di Pasar Pramuka, Wati (46) mengatakan penjualan masker di lapaknya mengalami peningkatan berkisar antara 20 hingga 30 persen.

"Kenaikan pembelian masker mencapai 20 sampai 30 persen setelah BMKG mengimbau masyarakat menggunakan masker akibat asap karhutla Kalimantan," kata Wati, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Baca Juga: Asap Karhutla Capai Banten hingga Jakarta, BMKG Minta Warga Pakai Masker dan Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Wati menyayangkan tindakan sejumlah spekulan pedagang eceran di luar area Pasar Pramuka yang memanfaatkan situasi panic buying dengan melambungkan harga secara sepihak.

Ia menegaskan pedagang di Pasar Pramuka tetap menjual masker standar medis dengan harga normal tanpa menaikkan margin keuntungan secara berlebihan.

Masker medis jenis N95 dipatok seharga Rp130 ribu per boks isi 10 unit, masker Sensi seharga Rp150 ribu, serta masker medis hijau biasa tetap stabil di angka Rp25 ribu per boks.

"Di tempat kami harga tetap normal tidak naik. Kami tidak mau memanfaatkan kesusahan masyarakat yang sedang membutuhkan perlindungan kesehatan," ujarnya.

Baca Juga: Cegah Risiko ISPA Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kalbe Bagikan Ratusan Masker kepada Pengendara di Jakarta

Warga Antisipasi ISPA

Sejumlah pembeli mengaku mendatangi langsung Pasar Pramuka guna mendapatkan stok masker medis berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Warga Salemba, Fitria (35), mendatangi pusat alkes tersebut untuk memborong masker boks jenis N95 setelah mendengar imbauan resmi dari pemerintah terkait bahaya ISPA.

"Saya beli satu bok Masker N95 standar medis untuk keamanan. Supaya bisa digunakan keluarga," ucapnya.

Hal senada disampaikan Linda (28), warga Matraman, menyiagakan masker medis sejak dini sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman infeksi saluran pernapasan.

"Takut kena penyakit ISPA kalau asap karhutla benar-benar pekat, jadi lebih baik antisipasi sejak awal dengan stok masker untuk keluarga," tuturnya.


Berita Terkait


News Update