Viral Oknum Admin Curi Kamera dan 12 Hp Kantor, Perusahaan Rugi Rp100 Juta hingga PHK Massal

Selasa 13 Okt 2026, 17:45 WIB
Terduga pelaku pencurian aset kantor hingga perusahaan rugi ratusan juta tertangkap kamera CCTV sedang melancarkan aksinya. (Sumber: Dok. Threads/@a*****h*******e_)
Terduga pelaku pencurian aset kantor hingga perusahaan rugi ratusan juta tertangkap kamera CCTV sedang melancarkan aksinya. (Sumber: Dok. Threads/@a*****h*******e_)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Seluruh karyawan sebuah perusahaan brand di Jakarta terpaksa mengalami pemutusan hubungan kerja (layoff) massal diduga buntut kerugian dari pencurian aset kantor oleh seorang pegawai internal.

Insiden penggelapan aset yang menyebabkan kerugian lebih dari Rp100 juta tersebut menimpa perusahaan yang operasionalnya baru berjalan kurang dari satu tahun. Akibat kehilangan perangkat operasional utama, pihak manajemen terpaksa menghentikan aktivitas usaha dan merumahkan seluruh pegawainya.

Terduga Pelaku Datang Pagi Buta sebelum Beraksi

Kasus pencurian ini diungkapkan oleh akun Threads @a*****h*******e_, Senin, 12 Oktober 2026. Dalam unggahannya ia menjelaskan bahwa terduga pelaku merupakan staf divisi admin berinisial ASA.

Terduga pelaku yang berdomisili di Jakarta Utara berdasarkan identitas yang disebarkan melancarkan aksinya pada 9 Oktober 2026. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku tiba di kantor sekitar pukul 06.30 WIB sebelum karyawan lain datang.

Baca Juga: Pencurian Hidran di Jakarta Marak, DPRD Minta Perbanyak CCTV Dekat Titik Fasilitas Vital

“Dia datang ke kantor jam setengah 7. Jadi habis datang, nyalain lampu kantor, langsung deh sikat semua barang-barang kantor dengan rincian 1 unit kamera dan 12 unit HP (9 Android, 3 Iphone), setelah selesai dia pergi,” tulis akun Threads @a*****h*******e_ dikutip Poskota, Selasa, 13 Oktober 2026.

Pencurian 1 unit kamera Sony A74 beserta lensa dan 12 unit ponsel operasional tersebut mengakibatkan kegiatan perusahaan berhenti secara total. Dampak paling terasa dialami oleh divisi pembuatan konten dan live streaming yang kehilangan seluruh perangkat penunjang kerjanya.

Baru Berdiri Kurang dari Setahun, Perusahaan Terpaksa Layoff Seluruh Karyawan

Hilangnya aset bernilai total Rp100 juta berdampak langsung pada kondisi finansial perusahaan. Mengingat usia perusahaan yang masih di bawah satu tahun, pihak manajemen akhirnya memutuskan untuk menghentikan operasional dan merumahkan seluruh karyawan.

Pengunggah menjelaskan bahwa keputusan layoff massal tersebut murni disebabkan oleh kerugian finansial yang signifikan. Langkah drastis ini diambil manajemen bukan sebagai bentuk sanksi atau kesalahan dari para staf yang tidak berkaitan dengan insiden pencurian tersebut.

Baca Juga: Aksi Pencurian Rumah Kosong di Depok Viral, Polisi Lakukan Cek TKP

“Di sini kita semua terkena layoff bukan karena dihukum, ya, tapi karena emang perusahaan ini baru mulai banget, belum ada 1 tahun malah … dan langsung menghadapi kerugian segitu besar,” lanjut pengunggah utas dalam penjelasannya.

Saat ini, informasi mengenai identitas pelaku telah disebarkan di media sosial oleh para mantan rekan kerjanya demi membantu proses pencarian. Pihak korporasi dan mantan karyawan berharap terduga pelaku dapat segera ditemukan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. (M7)


Berita Terkait


News Update