Angka tersebut memperlihatkan peningkatan kemampuan pemrosesan yang cukup besar, khususnya ketika perangkat menghadapi beban kerja berat.
Kemampuan ini berpotensi membantu pengguna yang sering menjalankan aplikasi intensif, mengedit video, memproses konten, atau memainkan gim dengan kebutuhan grafis tinggi.
Meski demikian, pengujian juga menunjukkan tingkat stabilitas performa iPhone 18 Pro Max sekitar 73,5 persen, sedangkan iPhone 17 Pro Max mencapai 77,3 persen.
Artinya, persentase stabilitas pada perangkat terbaru tersebut lebih rendah dalam pengujian yang dilakukan.
Namun, angka itu tidak serta-merta menunjukkan bahwa iPhone 18 Pro Max memiliki performa keseluruhan yang lebih buruk.
Dalam pengujian tersebut, performa terendah iPhone 18 Pro Max masih lebih tinggi daripada performa terbaik iPhone 17 Pro Max.
Selain kecepatan, pengelolaan suhu juga menjadi perhatian. Berdasarkan pengamatan menggunakan kamera termal, penyebaran panas pada iPhone 18 Pro Max terlihat lebih merata dibandingkan generasi sebelumnya.
Pengukuran suhu dalam pengujian tersebut menunjukkan bahwa iPhone 18 Pro Max dapat memiliki suhu sekitar 1–2 derajat lebih rendah.
Hasil serupa terlihat ketika perangkat digunakan untuk merekam video 4K pada 120 frame per detik.
Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa sistem pendingin yang digunakan berpotensi membantu menjaga suhu ketika perangkat menjalankan aktivitas berat.
Meski demikian, hasilnya dapat berbeda bergantung pada suhu lingkungan, durasi penggunaan, serta aplikasi yang dijalankan.
3. Kamera Lebih Fleksibel untuk Kebutuhan Konten
Sektor kamera menjadi kelebihan lain yang patut diperhatikan. iPhone 18 Pro Max dapat diandalkan untuk mengambil foto maupun merekam video, terutama bagi pengguna yang membutuhkan perangkat praktis untuk membuat konten.
