Selama tujuh hari penggunaan, perangkat ini mampu mencatatkan SOT rata-rata sekitar 9–10 jam, meningkat dibandingkan iPhone 17 Pro Max yang sebelumnya digunakan dengan rata-rata SOT sekitar delapan jam.
Peningkatan tersebut cukup berarti bagi pengguna yang memiliki aktivitas padat dan sering mengandalkan ponsel untuk bekerja.
Dengan waktu penggunaan layar yang lebih panjang, pengguna memiliki kesempatan lebih besar untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan tanpa harus terlalu sering mencari sumber listrik untuk mengisi daya.
Pengujian pada salah satu hari penggunaan berat menunjukkan hasil yang cukup menarik.
Perangkat digunakan untuk merekam video selama sekitar 1,5 jam, membuka WhatsApp, mengakses media sosial, serta menjalankan aktivitas lainnya.
Selain itu, iPhone 18 Pro Max juga digunakan sebagai tethering yang menghabiskan sekitar 30 persen baterai.
Meski menjalankan berbagai aktivitas tersebut, perangkat masih mampu mencatatkan SOT sekitar 10,5 jam.
Penggunaan Instagram secara intensif juga memperlihatkan daya tahan yang cukup baik.
Dalam satu hari, aplikasi tersebut digunakan selama sekitar 4,5 jam untuk menggulir konten, mengedit, dan mengunggah materi.
Pada kondisi itu, SOT mencapai sekitar delapan jam dengan konsumsi baterai baru sekitar 62 persen.
Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa daya tahan baterai menjadi salah satu alasan paling kuat untuk mempertimbangkan iPhone 18 Pro Max, terutama bagi pengguna yang sering menggunakan ponsel untuk berbagai aktivitas dalam satu hari.
2. Performa Meningkat dan Suhu Lebih Terkendali
Kelebihan berikutnya terletak pada peningkatan performa. Dalam pengujian 3DMark Stress Test, performa puncak iPhone 18 Pro Max tercatat sekitar 47 persen lebih tinggi dibandingkan iPhone 17 Pro Max.
