JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Panitia Khusus (Pansus) CSR atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan DPRD DKI Jakarta meninjau kegiatan community development PT. Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026.
Peninjauan itu untuk mengukur pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berdampak bagi masyarakat.
Ketua Pansus Ghozi Zulazmi, mengatakan peninjauan merupakan rangkaian agenda Pansus. Melihat secara langsung pelaksanaan Program CSR oleh badan usaha milik daerah (BUMD).
Menurut dia, Program CSR Jakpro menarik untuk dicermati. Meski perusahaan belum memperoleh dividen, program itu tertap berjalan.
Baca Juga: Gedung Baru SDN 05 dan SMPN 91 Pekayon Rampung, DPRD DKI: Representatif Kegiatan Belajar Mengajar
Pelaksanaan CSR perlu memiliki tolok ukur yang jelas, perlu evaluasi. Sehingga, masyarakat merasakan manfaat secara berkelanjutan.
“Harus ada tolak ukurnya,” ujar Ghozi.
Keberhasilan CSR, lanjut dia, tidak cukup hanya berdasarkan penyaluran bantuan sosial. Guna meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, UMKM butuh penguatan dalam bentuk penguatan.
Pansus akan merekomendasikan agar perusahaan swasta maupun BUMD di Jakarta menerapkan CSR secara terukur, tepat sasaran, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Baca Juga: Target Rampung 2027, DPRD DKI Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung
“Bagi kami (Pansus), ke depan harus ditingkatkan,” ucap Ghozi.
Direktur Utama PT Jakpro Iwan Takwin menjelaskan, perusahaan menggunakan parameter Social Return on Investment (SROI) untuk mengukur dampak sosial dari pelaksanaan Program CSR.
Parameter tersebut menjadi acuan sejak penentuan penerima manfaat hingga evaluasi dampak program terhadap masyarakat dan lingkungan.
Iwan mengatakan, Jakpro memberikan bantuan dengan pemantauan dan pendampingan. Dengan begitu, penerima manfaat mampu berkembang secara mandiri.
Baca Juga: Wacana Transjakarta Laut, DPRD DKI Sebut Harus Prioritaskan Kebutuhan Warga Kepulauan Seribu
Hasil pelaksanaan Program CSR hingga keberlanjutannya, ungkap dia, dilaporkan kepada Pemprov DKI melalui Badan Pembinaan (BP) BUMD.
Program CSR Jakpro juga untuk mendukung program strategis pemerintah daerah. Harapannya, kegiatan tanggung jawab sosial berjalan beriringan dengan kebijakan Pemprov DKI.
“Sehingga dampaknya bagi warga Jakarta itu dirasakan lebih cepat, lebih akseleratif dan mempunyai profesi,” pungkas Iwan.
