Korban Tertimbun Tanah Sumur di Lebak Tewas, Evakuasi 14 Jam

Senin 12 Okt 2026, 22:31 WIB
Proses evakuasi warga Kampung Cikadu, Desa Cipendeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, terimbun tanah sumur. (Sumber: Dok. Istimewa)
Proses evakuasi warga Kampung Cikadu, Desa Cipendeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, terimbun tanah sumur. (Sumber: Dok. Istimewa)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Setelah menjalani proses evakuasi selama sekitar 14 jam, korban tertimbun sumur gali di Kampung Cikadu, Desa Cipendeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, berhasil dievakuasi.

Korban bernama Deni (38) dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Jenazahnya berhasil diangkat dari dalam sumur timba, Minggu, 11 Oktober 2026, sekitar pukul 22.00 WIB.

Korban tertimbun tanah saat hendak menguras sumur timba sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, korban baru masuk ke dalam sumur untuk melakukan pengurasan.

Namun, sebelum sempat memulai pekerjaannya, tanah di bagian atas sumur tiba-tiba runtuh dan menimbun tubuhnya.

Baca Juga: Niat Kuras Sumur Tua, Warga di Lebak Tertimbun Longsoran Tanah

Ketika kejadian berlangsung, Deni tidak sendirian. Ia ditemani dua saudaranya, Kasam dan Jakri, yang bertugas sebagai kenek dalam pekerjaan pengurasan sumur tersebut.

Proses evakuasi berlangsung cukup lama lantaran petugas menghadapi sejumlah kendala di lokasi kejadian.

Dantim SAR, Raeza Kurniawan mengatakan kendala utama dalam proses evakuasi adalah kondisi dinding sumur yang labil dan rawan mengalami longsor susulan.

"Dinding di area sumur rapuh, ya, dan khawatir mudah longsor kembali," kata Raeza, Senin, 12 Oktober 2026.

Baca Juga: Dinkes Lebak Temukan 85 Kasus HIV/AIDS Sepanjang 2026, 3 Orang Meninggal Dunia

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat petugas harus berhati-hati saat melakukan evakuasi agar tidak membahayakan keselamatan tim SAR maupun warga yang terlibat.

Selain itu, posisi korban yang tertelungkup di dalam sumur dan masih tertimbun reruntuhan tanah turut menyulitkan proses pengangkatan jenazah.

"Pada saat evakuasi, posisi korban tengkurap, masih tertimbun reruntuhan," ujarnya.

Setelah melakukan upaya evakuasi dengan mempertimbangkan kondisi tanah di sekitar sumur, petugas akhirnya berhasil mengangkat jenazah menggunakan teknik lifting.

"Jadi, korban langsung kita angkat menggunakan teknik lifting," ucapnya.


Berita Terkait


News Update