Berikut sejumlah peristiwa penting yang melatarbelakangi ancaman hukuman terhadap kapten Portugal tersebut:
Tidak dimainkan melawan Norwegia. Ronaldo tidak diturunkan meskipun sempat melakukan pemanasan menjelang pertandingan.
Meninggalkan pemusatan latihan. Ronaldo meninggalkan kamp Portugal di Kopenhagen menjelang laga melawan Denmark.
Terjadi perselisihan dengan pelatih. Ronaldo menyampaikan keberatan terkait komunikasi dan kesepakatan mengenai kesempatan bermain, sedangkan Jesus membantah adanya kesepakatan formal.
FPF membuka proses disipliner. Pada Oktober 2026, federasi mengonfirmasi pemeriksaan dan menetapkan skorsing sementara.
Menunggu keputusan akhir. Ronaldo berpotensi menerima hukuman hingga enam bulan, tetapi durasi sanksi final masih menunggu hasil pemeriksaan.
Baca Juga: Jelang Persib Bandung vs Dewa United: Igor Tolic Akui Persiapan Singkat, Thom Haye Waspadai Lawan
Nasib Ronaldo di Timnas Portugal Masih Menunggu Keputusan
Kasus ini menjadi ujian bagi Ronaldo dan Timnas Portugal menjelang agenda internasional berikutnya. Sebagai kapten sekaligus salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Portugal, absennya Ronaldo berpotensi memengaruhi pilihan pemain yang tersedia bagi tim.
Meski begitu, keputusan akhir tetap berada di tangan otoritas disiplin FPF. Untuk saat ini, yang sudah dipastikan adalah adanya proses disipliner dan skorsing sementara, bukan hukuman final selama enam bulan.
Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada hasil pemeriksaan federasi serta sanksi yang akhirnya ditetapkan.
