Perhitungan tersebut menunjukkan bahwa investor yang membeli emas pada sejumlah periode 2026 masih mengalami kerugian jika menjual berdasarkan harga buyback saat ini. Sebaliknya, pembelian pada 2025 dalam ilustrasi tersebut masih menghasilkan keuntungan.
Angka ini merupakan simulasi berdasarkan harga pembelian dan buyback, bukan jaminan hasil investasi. Biaya transaksi dan ketentuan lain dapat memengaruhi hasil bersih yang diterima.
Baca Juga: Bangun Komunikasi Terbuka, Kasad Undang Pemred Media Nasional ke Mabesad
Apakah Emas Antam Masih Menarik untuk Investasi?
Kenaikan harga emas Antam pada 10 Oktober 2026 dapat menjadi perhatian bagi masyarakat yang ingin membeli maupun menjual emas. Namun, keputusan investasi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada kenaikan harga harian.
Investor perlu membandingkan harga jual dengan buyback, mempertimbangkan jangka waktu investasi, serta menggunakan dana yang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat.
Pada akhirnya, kenaikan harga emas belum otomatis berarti investor memperoleh keuntungan. Selama harga jual dan buyback masih terpaut, memahami spread menjadi langkah penting sebelum menentukan waktu membeli atau menjual emas batangan.
