Mengenal Pes Pneumonik, Penyakit Diduga Renggut Nyawa Pekerja Lab di Rusia

Kamis 08 Okt 2026, 21:14 WIB
Ilustrasi pes pneumonik yang diduga menjadi penyebab kematian pekerja laboratorium di Rusia. (Sumber: Dok. Magnific/DC Studio)
Ilustrasi pes pneumonik yang diduga menjadi penyebab kematian pekerja laboratorium di Rusia. (Sumber: Dok. Magnific/DC Studio)

Masa inkubasi pes pneumonik dapat berlangsung hanya sekitar 24 jam. Penyakit ini juga dapat berkembang dengan cepat apabila tidak segera mendapatkan diagnosis dan pengobatan.

Pes pneumonik yang tidak ditangani sejak dini dapat berakibat fatal. Namun, WHO menyebut peluang kesembuhan tinggi apabila penyakit tersebut terdeteksi dan mendapatkan pengobatan dalam waktu 24 jam sejak gejala mulai muncul.

Cara Cegah Pes Pneumonik

Untuk mengurangi risiko penularan, hindari kontak dekat dengan orang yang terinfeksi pes pneumonik. WHO juga menyarankan untuk menghindari kontak dengan cairan tubuh atau jaringan yang terinfeksi serta tidak menyentuh bangkai hewan yang berpotensi membawa bakteri Yersinia pestis.

Menjaga kebersihan tangan dengan mencucinya menggunakan sabun dan air atau cairan pembersih berbahan alkohol juga dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian Daria Shipilova di Rusia masih dalam penyelidikan. Otoritas setempat belum menemukan bukti yang memastikan bahwa kematiannya disebabkan oleh pes pneumonik. (M7)


Berita Terkait


News Update