Setelah pengamanan, rumah tersebut dipasangi garis polisi dan aliran listrik dipadamkan untuk mendukung proses pemeriksaan serta pendalaman lebih lanjut.
Lebih lanjut, Maruli mengatakan pengungkapan tersebut bagian dari upaya TNI AD memberantas judi online dan memastikan fasilitasnya tidak digunakan untuk kegiatan ilegal.
Dia menegaskan setiap laporan dugaan pelanggaran akan ditindaklanjuti dan tindakan tegas diberikan jika terbukti melanggar.
Baca Juga: Pasutri Operator Judi Online ‘Mantracuan’ Ditangkap di Penjaringan
"Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita, pasti respons cepat," tegas Maruli.
Maruli juga menegaskan TNI AD tidak akan memberikan toleransi apabila ditemukan prajurit yang terlibat, memberikan fasilitas, atau melakukan pelanggaran terkait aktivitas judi online tersebut.
Penindakan akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan hukum yang berlaku.
"Saat ini, pemeriksaan terhadap para terduga operator dan pendalaman barang bukti masih berlangsung. TNI AD juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait untuk mengungkap aktivitas tersebut secara menyeluruh," beber Maruli.
