Penyebab Kecelakaan Tol Cipularang KM 91 Hari Ini Apa? 15 Kendaraan Terlibat Karambol

Rabu 07 Okt 2026, 17:06 WIB
Kecelakaan Tol Cipularang KM 91 hari ini, Rabu, 7 Oktober 2026, melibatkan sekitar 15 kendaraan. (Sumber: X/@Jasamargametro)
Kecelakaan Tol Cipularang KM 91 hari ini, Rabu, 7 Oktober 2026, melibatkan sekitar 15 kendaraan. (Sumber: X/@Jasamargametro)

POSKOTA.CO.ID - Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Cipularang KM 91 B arah Bandung-Jakarta, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Sebanyak 15 kendaraan terlibat karambol dalam kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91 arah Jakarta itu.

Kendaraan yang terlibat berasal dari berbagai jenis, mulai dari kendaraan berat, kendaraan angkutan barang, hingga mobil penumpang.

Adapun kendaraan tersebut terdiri dari Traktor Head UD, Suzuki Pikap, Light Truk Load Bak, Suzuki APV, dua unit Toyota Hiace, Honda Brio, Colt Diesel Box, Chevrolet, Toyota Innova, Mitsubishi Pikap, Toyota Calya, Toyota Rush, hingga Chery.

Informasi mengenai kondisi lalu lintas tersebut turut disampaikan melalui akun resmi @Jasamargametro.

Dalam keterangannya, pengelola jalan tol menyebut petugas telah melakukan evakuasi kendaraan dan pembersihan lokasi kecelakaan.

"Kepadatan lalu lintas di KM 92+000 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta imbas adanya kecelakaan beruntun di KM 91+800 Ruas Cipularang arah Jakarta pada pukul 12.52 WIB. Petugas telah mengevakuasi kendaraan & saat ini tengah dilaksanakan pembersihan di lokasi kejadian," tulis akun resmi @Jasamargametro.

Meski kecelakaan melibatkan sekitar 15 kendaraan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Lantas, penyebab kecelakaan Tol Cipularang KM 91 hari ini apa dan bagaimana kronologi kecelakaan yang melibatkan sekitar 15 kendaraan tersebut?

Berikut informasi mengenai dugaan penyebab kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91 arah Jakarta.

Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN Oktober 2026, Ada Posisi di Pertamina hingga BNI Sekuritas

Penyebab Kecelakaan Tol Cipularang Hari Ini Apa?

Kasatlantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho, menyebut kecelakaan bermula ketika truk jenis traktor yang dikemudikan Agung diduga mengalami gangguan pengereman saat kendaraan berusaha menurunkan kecepatan.

Menurut keterangan polisi, kondisi lalu lintas di lokasi sebelumnya mengalami perlambatan.

Perlambatan tersebut terjadi karena adanya pekerjaan perbaikan reklame di sekitar ruas jalan.

"Diduga gagal fungsi pengereman. Kejadian itu berawal dari perbaikan reklame sehingga ada pelambatan lalu lintas," ucapnya

Dengan kondisi arus kendaraan yang melambat, traktor head tersebut diduga mengalami kendala saat melakukan pengereman.

Kendaraan kemudian terlibat dalam rangkaian kecelakaan dengan kendaraan lain yang berada di depannya.

Baca Juga: Dituduh Lakukan Pelecehan di Transjakarta, Pria Ini Buka Suara: Kondisi Bus Padat

Meski demikian, penyebab tersebut merupakan dugaan awal berdasarkan keterangan kepolisian.

Penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan rangkaian kejadian serta faktor yang menyebabkan kecelakaan.

Sementara itu, kondisi pengemudi dan penumpang dari kendaraan lainnya dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Petugas juga terus melakukan proses evakuasi terhadap kendaraan yang terlibat agar jalur lalu lintas dapat kembali berfungsi.

"Sopir patah kaki, sudah dievakuasi ke RS Abdul Rojak," kata dia.


Berita Terkait


News Update