Polisi Tetapkan Masinis KA Argo Bromo Anggrek Tersangka Kecelakaan Maut di Bekasi

Selasa 29 Sep 2026, 16:40 WIB
Dugaan penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line. (Sumber: Instagram/@keretaapikita)
Dugaan penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line. (Sumber: Instagram/@keretaapikita)

BEKASI, POSKOTA.CO.ID - Polda Metro Jaya resmi menetapkan masinis Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berinisial AN, 37 tahun sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut yang melibatkan kereta api dan KRL di wilayah Bekasi Timur, Bekasi.

Penetapan ini dilakukan usai penyidik mendalami laporan akhir hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Menetapkan satu orang menjadi tersangka berinisial AN, laki-laki, 37 tahun. AN merupakan masinis dari Kereta Api Argo Bromo Anggrek," ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP I Dewa P.G. Anom Danujaya, Selasa, 29 September 2026.

Tragedi yang terjadi pada 27 April 2026 tersebut mencatatkan total 123 korban, dengan rincian 16 orang meninggal dunia dan 107 lainnya mengalami luka-luka.

Baca Juga: Imbas Kecelakaan Kereta Jarak Jauh VS KRL di Stasiun Bekasi Timur,  Sebanyak 27 Perjalanan KJJ Dibatalkan 

Anom menjelaskan bahwa penanganan hukum insiden ini dibagi menjadi dua berkas perkara terpisah karena melibatkan dua rangkaian peristiwa beruntun:

Tabrakan antara KRL dan sebuah taksi listrik di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur. Polisi telah menetapkan pengemudi taksi berinisial RRP sebagai tersangka.

Tabrakan susulan antara KRL KA 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek. Penyidikan perkara ini berfokus pada peran masinis AN.

Polda Metro Jaya menegaskan penyidikan masih terus didalami untuk mengungkap secara utuh seluruh rangkaian peristiwa dan tanggung jawab pidana para pihak.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Berawal dari Taksi Tertemper

Temuan Investigasi KNKT

Penetapan AN sebagai tersangka tidak lepas dari rilis laporan akhir KNKT pada 28 September 2026. Laporan tersebut mengidentifikasi sedikitnya enam faktor yang saling berkaitan dan berkontribusi pada kecelakaan maut ini.


Berita Terkait


News Update