Baca Juga: Kasus Pelecehan di Transportasi Umum Jakarta Terus Berulang, Ini Deretan Insiden Sepanjang 2026
“Saya tau niatan Anda, Bu. Anda menuduh saya seperti itu hanya supaya bisa membalas saya karena tidak memberikan space berdiri. Saya juga kesulitan berdiri,” ungkapnya penuh kekecewaan.
Kritikan Manajemen Kepadatan dan Kesulitan Akses CCTV
Pria tersebut juga mengkritik manajemen penumpukan penumpang Transjakarta yang dipaksakan masuk meski kondisi bus sudah penuh. Ketika hal ini dipertanyakan di lokasi, petugas berdalih bahwa penumpang sendiri yang kerap memaksakan diri untuk masuk ke dalam armada.
Kecewa atas tuduhan sepihak itu, ia bertekad mengusut tuntas kasus ini dengan meminta rekaman CCTV ke pihak Transjakarta. Sayangnya, laporan resmi melalui bot Transjakarta dinilainya tidak memberikan penyelesaian karena sistem selalu eror sehingga akhirnya ia memilih untuk memviralkan cerita tersebut di media sosial demi menuntut keadilan.
(M7)
