Ketahuan Masuk Bilik Toilet Bersama, 2 Pria Diduga Asusila Diamankan di Stasiun Manggarai

Minggu 04 Okt 2026, 12:57 WIB
Potret peron Stasiun Manggarai. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)
Potret peron Stasiun Manggarai. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Petugas pengamanan KAI Commuter mengamankan dua orang pria yang diduga melakukan tindakan asusila di area toilet Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 3 Oktober 2026 sore sekitar pukul 14.45 WIB.

Aksi tersebut terkuak setelah petugas kebersihan mencurigai gerak-gerik kedua pengguna Commuter Line tersebut.

Manager Public Relation KAI Commuter, Leza Arlan, membenarkan insiden tersebut. Pihaknya sangat menyayangkan adanya dugaan pelanggaran norma sosial dan hukum di lingkungan stasiun.

Leza menjelaskan, peristiwa berawal saat petugas kebersihan yang sedang berdinas di area toilet sisi timur Stasiun Manggarai melihat dua orang pria masuk secara bersamaan ke dalam satu bilik toilet yang sama.

Baca Juga: Tak Hanya Andini Permata, Ini Deretan Seleb TikTok yang Pernah Tersandung Video Asusila dan Konten Viral Serupa

"Curiga dengan hal tersebut, petugas kebersihan segera melaporkan dugaan tindakan asusila tersebut kepada petugas pengamanan stasiun untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Leza dalam keterangan resminya, Minggu, 4 Oktober 2026.

Saat petugas mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan di bilik toilet, kedua pria tersebut langsung diamankan.

Namun, salah satu terduga pelaku sempat memberikan perlawanan dan berusaha melarikan diri dari kejaran petugas.

"Yang bersangkutan berhasil diamankan kembali oleh petugas pengamanan lainnya di area stasiun," kata Leza.

Baca Juga: Lisa Mariana Mangkir Pemeriksaan Polisi Soal Video Asusila, Polda Jabar Ancam Jemput Paksa

Menanggapi insiden yang sempat viral di media sosial ini, KAI Commuter menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk pelanggaran di area operasional kereta api.

"KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk selalu menjaga norma-norma yang berlaku. Sekaligus akan menindak tegas siapa pun pengguna jika melanggar norma dan undang-undang yang berlaku," tegas Leza.


Berita Terkait


News Update