JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mulai menyiapkan pengembangan transportasi laut menuju Kepulauan Seribu yang nantinya dikelola Transjakarta. Selain transportasi laut, Pemprov DKI juga mulai memikirkan konsep transportasi udara untuk kebutuhan mobilitas Jakarta.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengatakan, pengembangan transportasi udara perlu dipersiapkan, karena wilayahnya merupakan kota megapolitan dengan kebutuhan mobilitas yang terus berkembang.
Rencananya, layanan transportasi laut menuju dan dari Kepulauan Seribu direncanakan mulai dikelola Transjakarta pada pertengahan 2027.
"Ada hal yang berkaitan dengan udara, karena bagaimanapun dalam jangka panjang pasti cepat atau lambat Jakarta sebagai kota megapolitan akan ada pengaturan transportasi udara," kata Pramono dikutip Poskota, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Baca Juga: Warga Sambut Wacana Transportasi Murah ke Kepulauan Seribu: Bisa Dongkrak Wisata
Menurut Pramono, salah sebuah bentuk transportasi udara yang dapat dikembangkan di Jakarta adalah layanan menggunakan helikopter. Ia menyebut penggunaan helikopter sebagai bagian dari sistem transportasi perkotaan telah diterapkan di sejumlah kota besar di dunia.
"Apakah nanti helikopter atau apa pun yang sekarang sudah menjadi tren di beberapa negara-negara besar," ujarnya.
Pramono mengatakan, rencana tersebut turut melihat perkembangan pengaturan transportasi udara di kota-kota besar dunia. Ia mencontohkan New York yang telah memiliki sistem pengaturan untuk transportasi udara di wilayah perkotaannya.
"Di New York sekarang sudah ada pengaturan tentang transportasi udara, maka kita mempersiapkan itu di awal," ucapnya.
Baca Juga: Transjakarta Masuk Kepulauan Seribu, DPRD DKI Minta Kapal Tradisional Tak Tergusur
Menurutnya, persiapan regulasi perlu dilakukan sebelum transportasi udara benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat Jakarta. Dengan begitu, pemerintah tidak harus baru menyusun aturan ketika layanan tersebut sudah mendesak untuk diterapkan.
