Baca Juga: Istri dan Anak Luky Alfirman Siapa? Ini Profil Wamenkeu Baru yang Pernah Dicopot Purbaya
Bahkan, Pratikno sempat memberi kode bahwa ia akan diberi jabatan baru oleh Presiden Prabowo usai dicopot dari posisi sebelumnya.
"Kan masih terus bekerja. Ya nanti kita tunggu lah sampai besok ya," kata Pratikno di Istana Kepresidenan, Kamis, 1 Oktober 2026.
Pada sore hari ini, Pratikno bersama sejumlah tokoh lainnya resmi diangkat menjadi Wantimpres oleh Prabowo. Ia pun diamanahi untuk menjadi Ketua.
Sementara itu, posisi wakil ketua diisi oleh Hatta Rajasa yang pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (2019-2024). Lalu, Qodari yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI kini didapuk menjadi sekretaris.
Tugas Wantimpres
Dihimpun dari laman resmi Wantimpres, tugas dan kewajiban serta hak Dewan Pertimbangan Presiden tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2006.
Wantimpres bertugas dalam memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden dalam menjalankan kekuasaan dan pemerintahan negara.
Adapun, pemberian nasihat tersebut wajib diberikan, baik ketika diminta oleh presiden atau berdasarkan pertimbangan ataupun inisiatif anggota sendiri apabila diperlukan.
Dalam menjalankan tugasnya, Wantimpres menjalankan fungsi pemberian nasihat dan pertimbangan yang berkaitan dengan penyelenggaraan kekuasaan pemerintahan negara.
Daftar Nama Wantimpres yang Resmi Dilantik Prabowo
Berikut ini daftar sejumlah nama toko yang resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi bagian dari Wantimpres.
Baca Juga: Reshuffle Kabinet Prabowo: 16 Pejabat Resmi Dilantik Hari Ini
- Prof. Pratikno (Ketua)
- Hatta Rajasa (Wakil Ketua)
- Muhammad Qodari (Sekretaris)
- Shinta Nuriyah Wahid
- Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab
- Jenderal TNI Purn Agum Gumelar
- Chairul Tanjung
- K.H. Said Aqil Siradj
- K.H. Anwar Iskandar
- K.H. Yahya Cholil Staquf
- Yusuf Wanandi
- Budi Gunawan
- Bambang Soesatyo
- Salim Segaf Aljufri
- Soekarwo
- Dato Sri Tahir
- Rocky Gerung
- Letjen TNI Purn Ida Bagus Purwalaksana
- Philip Kuncoro Wijaya
- Budi Tanuwibowo
- Anwar Usman
- Muhammad Hatta
- Jusuf Hamka
- Margarito Kamis
- Zaki Manuputty
- Ignasius Jonan
