TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Keberadaan kabel yang semrawut di tepi Jalan Raden Saleh, Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten, dikeluhkan masyarakat.
Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) Kecamatan Karang Tengah, Dede Purqon menjelaskan, pihaknya telah melakukan patroli sekaligus tindakan dengan merapihkan kabel-kabel semrawut.
"Spontan saja ketika kita patroli keliling, mengecek, dianggap kita akan membahayakan dan kita rapikan," kata Dede kepada Poskota, Rabu, 30 September 2026.
Dede mengaku kesulitan melacak vendor atau operator penyedia jasa layanan yang bertanggung jawab terhadap kabel-kabel tersebut.
"Cuma kesulitan itu mencari vendor. Kan ada beberapa operator ya, Telkom, operator Wi-Fi gitu. Terus kita nggak tahu alamat mana yang disuratin ini," ujarnya.
Ia menjelaskan, kabel-kabel itu bermuatan arus tinggi, karena mengalirkan jaringan internet nirkabel. Namun, pihak kecamatan tetap melakukan patroli untuk meminimalisir resiko yang berbahaya.
"Jadi dia tidak berbahaya sebenarnya, tidak ada setrumnya. Cuma kalau kena orang repot juga. Makanya saya suka kontrol tuh, baik yang di sini maupun di kawasan Metro," ucapnya.
Kabel Dibiarkan Semrawut Lama
Salah seorang warga, Abel menyampaikan, kabel yang semrawut sudah berlangsung cukup lama dan jumlahnya semakin bertambah. Ia berharap kabel-kabel yang semrawut tersebut secara dapat dibenahi dan dituntaskan.
"Kurang lebih sudah beberapa waktu. Kabelnya memang dari sebelumnya sudah banyak, sekarang kelihatannya makin menumpuk. Kalau memang sedang ditangani, saya berharap segera selesai dan kabelnya ditata dengan rapi," ujarnya.
Sementara itu, warga lain bernama Andi menjelaskan, jumlah kabel yang sangat banyak membebani tiang hingga dikhawatirkan roboh.
"Memang sudah cukup semrawut. Kabelnya banyak sekali, menumpuk di tiang dan ada yang menjuntai sampai ke bawah," ucapnya.
Menurutnya, tumpukan kabel tersebut sangat mengganggu kenyamanan karena juntaian kabel hampir menutup area trotoar dan hampir masuk ke area jalan.
"Cukup mengganggu, terutama karena kabelnya sampai ke area trotoar," tuturnya. (M1)
