Miris! Anak Ayam Hidup Jadi Suvenir Pernikahan, Netizen Sebut Bentuk Animal Abuse

Selasa 29 Sep 2026, 16:22 WIB
Ilustrasi - Anak ayam yang dijadikan suvenir pernikahan dan memicu kontroversi di media sosial. (Sumber: Dok. Pexels/Armando H2)
Ilustrasi - Anak ayam yang dijadikan suvenir pernikahan dan memicu kontroversi di media sosial. (Sumber: Dok. Pexels/Armando H2)

Maraknya kecaman dari netizen hingga terseretnya nama Ivan Gunawan akhirnya membuat pasangan pengantin, Rangga dan Nunu, menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka.

Melalui pernyataan yang diunggah ke akun media sosial, keduanya menegaskan bahwa ide membagikan suvenir anak ayam hidup murni merupakan keputusan pribadi mereka berdua, tanpa ada kaitannya dengan pihak lain yang hadir dalam pernikahan tersebut. 

Rangga dan Nunu juga menegaskan bahwa niat awal mereka sebenarnya hanya ingin memberi kesempatan bagi anak-anak ayam dari pedagang jalanan agar mendapatkan perawatan yang lebih layak dari para tamu undangan. Niat tersebut diakui timbul tanpa mempertimbangkan risiko fisik dan dampak psikologis pada hewan tersebut.

Baca Juga: Heboh! Fenomena Ada Telur di Dalam Telur Viral, Warganet: Anak Ayamnya Kembar

“Ide ini berawal ketika kami mengetahui adanya anak-anak ayam yang dijual dan kemudian diberi warna/cat untuk menarik perhatian pembeli. Kami memilih mengambil sebagian dari mereka sebelum proses tersebut, dengan harapan mereka bisa mendapatkan kesempatan untuk dirawat dengan lebih baik ... Namun, setelah melihat apa yang terjadi, kami sadar bahwa niat baik saja tidak cukup,” tulis Rangga dan Nunu dalam unggahan klarifikasinya di Instagram, dikutip Poskota pada Senin, 28 September 2026. 

Guna menindaklanjuti kekhilafan tersebut, Rangga dan Nunu turut mengapresiasi masukan dari netizen. Bukan hanya sekadar menyampaikan permohonan maaf, pihak pengantin kini bersedia mengambil kembali anak-anak ayam tersebut dari para tamu yang merasa tidak mampu atau tidak memiliki fasilitas untuk merawatnya.

“Sebagai bentuk tanggung jawab, kami sedang menghubungi kembali para penerima untuk memastikan kondisi setiap anak ayam. Bagi siapa pun yang ternyata tidak dapat merawatnya, kami siap mengambilnya kembali dan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang semestinya,” lanjut Rangga dan Nunu. 

(M7)


Berita Terkait


News Update