Warga Desak Trotoar Amblas di Secawan Depok, Khawatir Amblas Makin Dalam

Senin 28 Sep 2026, 23:27 WIB
Kondisi trotoar di Jalan Raya Sawangan, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, ambles ke tepi saluran air, Senin, 28 September 2026. (Sumber: Poskota/Sabda Maulana)
Kondisi trotoar di Jalan Raya Sawangan, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, ambles ke tepi saluran air, Senin, 28 September 2026. (Sumber: Poskota/Sabda Maulana)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Kondisi amblasnya trotoar Secawan di Jalan Raya Sawangan, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, membuat para pengguna jalan dan warga sekitar merasa cemas.

Warga khawatir jika tidak segera ditangani secara permanen, gerusan air saat hujan deras dapat memperluas area tanah yang amblas di tepi kali tersebut.

Seorang pengguna jalan, Febri (39) mengatakan, posisi tanah yang amblas berada persis di pinggir Kali Cabang Tengah sehingga sangat rawan terkikis arus air.

"Setiap hari saya melintas di situ. Posisi amblas di pinggir kali, jadi kalau hujan deras alirannya bisa menggerus tanah dan membuat amblasnya makin meluas," kata Febri, Senin, 28 September 2026.

Baca Juga: Trotoar di Taman Secawan Depok Ambles, Perbaikan September Belum Terealisasi

Khawatir Picu Kecelakaan Lalu Lintas

Febri juga mengingatkan bahwa lintasan Jalan Raya Sawangan kerap dilalui kendaraan bertonase berat yang dapat mempercepat kerusakan struktur tanah di bawah badan jalan.

Ia mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok agar bertindak cepat melakukan perbaikan sebelum timbul korban jiwa akibat kerusakan fasilitas umum tersebut.

Sementara itu, Ketua RT 03 RW 05, Wartono membeberkan kerusakan trotoar tersebut sudah terjadi sejak Agustus 2026 usai hujan deras mengguyur kawasan sekitar.

Namun hingga akhir September 2026, belum ada tanda-tanda pengerjaan fisik dan lokasi hanya dipasangi bambu pembatas serta terpal biru.

Baca Juga: Trotoar Jalan Raya Sawangan Depok Ambruk, Anggota DPRD Soroti Proyek Asal Tambal

"Sudah dua bulan amblas tapi belum diperbaiki. Hanya diberi penanda bambu dan terpal biru beserta tulisan hati-hati di atas kayu," jelas Wartono.

Respons Dinas PUPR Dinilai Lambat

Wartono menduga amblasnya trotoar dipicu oleh turap di tepi kali yang tergerus luapan air serta tekanan dari beban kendaraan berat di jalur provinsi tersebut.

Pihak pengurus lingkungan mengaku sudah melaporkan kerusakan trotoar Secawan ini ke Dinas PUPR Kota Depok, namun hingga kini belum ada langkah penanganan konkret.

Warga berharap Pemkot Depok segera menerjunkan alat berat dan melakukan penguatan turap kali agar akses pejalan kaki kembali aman dan nyaman digunakan.


Berita Terkait


News Update