Usia 20-30 Tahun Mulai Banyak Cuci Darah, Pakar: Jangan Sembarangan Minum Obat

Jumat 25 Sep 2026, 19:22 WIB
Ilustrasi obat jangan diminum sembarangan agar terhindar dari cuci darah. (Sumber: Magnific/wirestock)
Ilustrasi obat jangan diminum sembarangan agar terhindar dari cuci darah. (Sumber: Magnific/wirestock)

Ia juga menyoroti penyakit hipertensi dan diabetes yang kerap tidak terdeteksi karena dapat berlangsung bertahun-tahun tanpa gejala. Kondisi tersebut dapat menyebabkan seseorang baru mengetahui adanya gangguan kesehatan ketika sudah mengalami komplikasi.

Begitu pula penyakit ginjal kronis yang pada tahap awal sering kali tidak memberikan keluhan yang jelas. Seseorang yang masih berusia 25 hingga 35 tahun bisa merasa sehat meski telah memiliki faktor risiko atau kerusakan ginjal.

"Fenomena anak muda tiba-tiba cuci darah kadang sebenarnya bukan penyakit yang tiba-tiba muncul, tapi penyakit yang sudah berlangsung lama, tapi baru ditemukan ketika fungsi ginjal sudah sangat menurun," tuturnya.

Ia meminta masyarakat tidak hanya memperhatikan pola makan, tetapi juga berbagai faktor lain yang dapat memengaruhi kesehatan ginjal. Pemeriksaan tekanan darah, gula darah, berat badan serta perhatian terhadap obat yang dikonsumsi perlu menjadi bagian dari upaya pencegahan.

"Yang penting bukan hanya apa yang kita makan, tapi juga tekanan darah, gula darah, berat badan, aktivitas fisik, obat yang dikonsumsi, riwayat keluarga, penyakit autoimun, infeksi, dan kondisi ginjal sebelumnya itu juga akan penting diperhatikan dan berpengaruh," pungkasnya.


Berita Terkait


News Update