POSKOTA.CO.ID - Komika yang juga dikenal sebagai adik Arie Kriting, Amal Buton dikabarkan meninggal dunia tepat 15 hari sebelum hari bahagia yang telah direncanakannya.
Amal diketahui telah merencanakan pernikahan pada 10 Oktober 2026. Namun, rencana tersebut tidak dapat terlaksana setelah dirinya meninggal dunia.
Kabar kepergiannya itu turut disampaikan langsung oleh Arie Kriting melalui akun Instagram pribadinya, @arie_kriting.
Dalam unggahannya, Arie membagikan sejumlah momen kebersamaannya bersama sang adik sekaligus menyampaikan pesan perpisahan.
“Terima kasih untuk semua doa baiknya. Semoga adik saya almarhum @amal_buton mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Mohon dimaafkan jika ada yang kurang berkenan, mohon diikhlaskan,” tulis Arie, dikutip Jumat, 25 September 2026.
Lantas, Amal Buton meninggal karena apa? Simak fakta mengenai kabar meninggalnya Amal Buton.
Baca Juga: Nonton Timnas Indonesia di SUGBK Bisa Naik MRT Gratis, Cek Syarat, Jadwal, dan Cara Pakainya
Amal Buton Meninggal karena Apa?
Hingga informasi ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga yang menjelaskan penyakit atau kondisi medis yang menjadi penyebab wafatnya Amal Buton.
Arie Kriting dalam unggahan dukanya juga tidak menyebutkan adanya penyakit tertentu yang sebelumnya diderita sang adik.
Pesan yang disampaikan lebih berfokus pada permohonan doa, permintaan maaf, dan keikhlasan atas kepergian Amal.
Hal serupa terlihat dalam pengumuman dari Stand Up Indo Buton. Komunitas tersebut menyampaikan kabar kepergian Amal sekaligus mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum.
Dengan demikian, informasi yang menyebut Amal Buton meninggal karena penyakit tertentu belum dapat dipastikan.
Informasi mengenai penyebab wafat juga perlu menunggu pernyataan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi maupun informasi yang keliru di tengah kabar duka tersebut.
Baca Juga: Berapa Harga Infinix XBook 14 Neo di Indonesia? Cek Spesifikasi Laptop Super Ringan Terbaru
Profil Amal Buton
Amal Buton diketahui memiliki nama asli Salimuddin. Namanya mulai dikenal lebih luas setelah mengikuti ajang Stand Up Comedy Academy atau SUCA 2 pada 2016.
Dalam kompetisi itu, dirinya berada dalam satu angkatan dengan sejumlah nama yang kemudian dikenal luas di dunia komedi Indonesia.
Beberapa di antaranya adalah Arif Brata, Raim Laode, Rianti Arafah, hingga Coki Anwar.
Keikutsertaan dalam kompetisi tersebut menjadi bagian dari perjalanan Amal di dunia stand up comedy.
Meski langkahnya di kompetisi tidak berlangsung hingga babak akhir, pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Amal Buton mengikuti SUCA 2 dan tergabung dalam Grup 2. Dalam ajang tersebut, ia berada di bawah bimbingan atau mentoring komika Mo Sidik.
Perjalanan Amal dalam kompetisi tersebut harus terhenti lebih awal. Ia tereliminasi atau harus “gantung mic” pada babak 42 besar.
Meski tidak keluar sebagai pemenang, keikutsertaan Amal di SUCA 2 menjadi pengalaman yang memperkenalkan dirinya kepada penonton yang lebih luas.
Usai kompetisi tersebut, Amal tetap melanjutkan aktivitasnya di dunia komedi dan berbagai kegiatan kreatif.
Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa kiprah seorang komika tidak hanya ditentukan oleh hasil sebuah kompetisi.
Setelah SUCA 2, Amal tetap dikenal melalui aktivitas komedi dan keterlibatannya dalam komunitas.
Selain dikenal sebagai jebolan SUCA 2 dan adik Arie Kriting, Amal Buton juga aktif sebagai konten kreator di media sosial.
Ia memanfaatkan sejumlah platform media sosial untuk membagikan berbagai konten kepada pengikutnya.
Materi yang diunggahnya banyak berkaitan dengan komedi, mulai dari sketsa, parodi, hingga potongan aktivitas sehari-hari.
Kehadiran Amal di media sosial menjadi salah satu cara dirinya tetap terhubung dengan publik di luar panggung stand up comedy.
Konten-konten tersebut juga memperlihatkan sisi lain Amal sebagai kreator yang mengembangkan materi komedi melalui platform digital.
