Airlangga menjelaskan bahwa pemerintah sedang melihat program yang dapat diberikan kepada kelompok sasaran agar rekening baru tidak hanya berfungsi sebagai akun yang dibuka, tetapi juga digunakan untuk transaksi.
“Jadi kalau yang usia 17 sampai belum menikah, kita sedang melihat program apa yang bisa diberikan kepada mereka supaya rekeningnya tidak dorman,” ujar Airlangga, sebagaimana dikutip ANTARA.
Dengan demikian, pembukaan rekening gratis tidak berhenti pada penyediaan akses perbankan. Pemerintah masih perlu menyelesaikan pembahasan mengenai program lanjutan, mekanisme pelaksanaan, dan waktu realisasi. Sampai laporan 23 September 2026, program tersebut masih berada dalam tahap penyusunan dan belum berjalan pada tahun ini.
