Baca Juga: Dukung Sovereign AI, Telkom dan NeutraDC Siapkan AI Data Center 1 GW Bangun Kedaulatan Data Nasional
Furosemide Obat Apa?
Dikutip dari laman honestdocs.id, pada Selasa, 22 September 2026, obat furosemide adalah obat yang dibuat dari turunan asam antranilat.
Furosemide bekerja pada glomerulus ginjal dengan menghambat penyerapan kembali zat natrium oleh sel tubulus ginjal.
Mekanisme tersebut membuat pengeluaran air, natrium, klorida, dan kalium dari tubuh meningkat.
Setelah digunakan secara oral, furosemide akan diabsorpsi sebagian secara cepat.
Awal kerja obat dapat terjadi dalam ½ sampai 1 jam dengan lama kerja yang relatif pendek, yakni sekitar 6 sampai 8 jam.
Selanjutnya, obat tersebut akan diekskresikan bersama urine dan feses. Dengan mekanisme kerjanya, furosemide dapat digunakan untuk membantu membuang kelebihan cairan dari dalam tubuh.
Dalam dunia medis, furosemide termasuk obat diuretik. Penggunaannya dapat diberikan untuk kondisi tertentu yang menyebabkan penumpukan cairan atau edema, serta sejumlah kondisi medis lainnya sesuai indikasi dokter.
Baca Juga: Dukung Sovereign AI, Telkom dan NeutraDC Siapkan AI Data Center 1 GW Bangun Kedaulatan Data Nasional
Mengapa Furosemide Dilarang untuk Atlet?
Furosemide tercantum dalam daftar zat terlarang WADA pada kategori S5, yaitu diuretik dan agen penyamaran.
Zat tersebut dilarang baik saat pertandingan (in-competition) maupun di luar pertandingan (out-of-competition).
ITA menjelaskan, furosemide dapat digunakan untuk meningkatkan pengeluaran cairan dari tubuh.
