POSKOTA.CO.ID - Asap hitam membumbung tinggi dari kawasan New Priok Container Terminal One (NPCT1), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 15.20 WIB. Kebakaran tersebut melibatkan sejumlah kontainer Dangerous Goods (DG) atau barang berbahaya yang berada di area terminal.
Peristiwa ini sempat terekam dalam video yang beredar di media sosial. Kepulan asap terlihat dari sejumlah titik di sekitar kawasan pelabuhan, sehingga menarik perhatian masyarakat.
Pihak NPCT1 telah mengonfirmasi insiden tersebut dan menyampaikan bahwa proses penanganan dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan tanggap darurat yang berlaku.
Baca Juga: Terlibat Dugaan Pelecehan Seksual, Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Bakal Dipanggil BKPSDM
NPCT1 Kerahkan Mobil Pemadam untuk Tangani Kebakaran
Corporate Planning Manager New Priok Container Terminal (NPCT) 1, Christine Margaretha Manasseh, membenarkan adanya kebakaran yang melibatkan beberapa unit kontainer di area terminal.
"NPCT1 mengonfirmasi adanya insiden kebakaran yang melibatkan beberapa unit kontainer Dangerous Goods (DG) di salah satu area terminal. Segera setelah insiden diketahui, NPCT1 melakukan penanganan sesuai dengan prosedur keselamatan, keamanan, dan tanggap darurat yang berlaku," ujar Christine, dikutip Senin instagram @npct1 (21/9).
Sebagai bagian dari upaya pengendalian situasi, NPCT1 turut mengerahkan unit mobil pemadam kebakaran (damkar). Langkah tersebut dilakukan untuk membantu proses pemadaman dan memastikan kondisi di area terdampak dapat dikendalikan secara aman.
"Sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan dan pengendalian situasi, NPCT1 juga mengerahkan unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk membantu proses pemadaman dan memastikan kondisi di area terdampak dapat dikendalikan dengan aman," tambahnya.
Api Berhasil Dijinakkan, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Berdasarkan keterangan pihak terminal, api telah berhasil dijinakkan. Penanganan kebakaran kemudian berlanjut ke tahap pendinginan untuk memastikan kondisi di area terdampak tetap terkendali.
Meski demikian, penyebab kebakaran serta informasi terperinci mengenai kontainer yang terbakar belum disampaikan secara menyeluruh. NPCT1 masih melakukan investigasi untuk mengetahui rangkaian kejadian dan faktor yang memicu insiden tersebut.
Christine menjelaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada publik telah melalui verifikasi.
"NPCT1 juga sedang melakukan investigasi untuk mengetahui kronologi, kondisi, dan penyebab terjadinya insiden. Seluruh informasi dan fakta yang berkaitan dengan kejadian akan diverifikasi terlebih dahulu untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada publik akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," tutur Christine.
Fakta Sementara Kebakaran Kontainer Tanjung Priok
Berikut sejumlah informasi yang diketahui dari keterangan awal mengenai insiden tersebut:
- Lokasi kejadian: New Priok Container Terminal One (NPCT1), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
- Waktu kejadian: Senin, 21 September 2026, sekitar pukul 15.20 WIB.
- Objek yang terbakar: Sejumlah kontainer Dangerous Goods (DG), termasuk tumpukan kontainer isotank berdasarkan informasi awal.
- Penanganan: NPCT1 mengerahkan unit pemadam kebakaran untuk membantu proses pemadaman.
- Kondisi terakhir: Api telah dijinakkan dan penanganan berlanjut ke tahap pendinginan.
- Penyebab kebakaran: Masih dalam proses investigasi dan belum diketahui secara pasti.
Baca Juga: Harga Daging Ayam di Depok Melonjak hingga Rp50 Ribu, Pedagang Sebut Dampak Program MBG
Investigasi Menjadi Langkah Berikutnya
Kebakaran kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok kini memasuki tahap penanganan lanjutan dan penyelidikan. Informasi mengenai kronologi, kondisi kontainer, serta penyebab insiden masih menunggu hasil verifikasi dari pihak terkait.
Masyarakat diharapkan mengacu pada keterangan resmi untuk memperoleh perkembangan terbaru, terutama karena insiden melibatkan kontainer yang dikategorikan sebagai barang berbahaya.
