POSKOTA.CO.ID - Penyiar radio sekaligus presenter, Sinyorita Esperanza harus kehilangan calon anak keduanya setelah melalui perjalanan panjang dalam program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF).
Wanita yang dikenal sebagai aktris di serial komedi Police 86 pada tahun 2010 itu mengungkapkan dirinya mengalami keguguran pada 9 September 2026.
Kehamilan itu sendiri sebelumnya menjadi momen yang sangat dinantikan oleh Sinyorita bersama suami, anak pertama, keluarga, serta orang-orang terdekatnya.
Setelah menjalani proses embrio transfer, dia kemudian menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui apakah proses tersebut berhasil.
Harapannya pun mendapatkan jawaban setelah pemeriksaan beta hCG menunjukkan angka 280. Hasil tersebut menjadi tanda bahwa Sinyorita positif hamil.
Kehamilan tersebut menjadi kabar bahagia bagi keluarga. Sinyorita bersama suami dan anak pertamanya mulai menantikan kehadiran anggota keluarga baru.
Kendati demikian, kebahagiaan itu ternyata hanya berlangsung dalam waktu singkat. Sinyorita kemudian mengalami keguguran pada 9 September 2026.
Kehamilannya diketahui hanya bertahan hingga usia enam minggu. Calon buah hati yang selama ini dinantikan harus pergi sebelum Sinyorita dan keluarga dapat bertemu dengannya secara langsung.
Sinyorita mengungkapkan, dirinya sempat merasakan kebahagiaan selama menjalani masa kehamilan tersebut.
"Intinya kemarin itu aku sempat hamil. Tapi qodarullah kehamilanku bertahan cuma sampai 6 minggu saja," ungkap Sinyorita.
Kisah tersebut kemudian menjadi perhatian publik karena perjalanan Sinyorita mendapatkan calon anak keduanya dilakukan melalui program bayi tabung.
Lantas, penyebab Sinyorita Esperanza keguguran apa? Berikut penjelasan Sinyorita mengenai kehamilannya yang hanya bertahan selama enam minggu.

Penyebab Sinyorita Esperanza Keguguran Apa?
Hingga saat ini, Sinyorita memilih untuk tidak menjelaskan secara rinci penyebab keguguran tersebut kepada publik.
Melalui unggahan lanjutan pada Minggu, 13 September 2026, Sinyorita memberikan penjelasan terkait kabar yang sebelumnya disampaikan.
"Hola semuanya Pasti banyak yang salah kaprah dari postinganku sebelum ini ya?" tulis dia, seperti dikutip pada Senin, 14 September 2026.
Dalam unggahan tersebut, Sinyorita meminta publik memahami kondisi yang sedang dihadapinya.
Dia juga berusaha menerima kehilangan tersebut sebagai bagian dari perjalanan hidup yang harus dijalani.
Menurut Sinyorita, tidak semua hal harus dijelaskan secara rinci kepada orang lain, termasuk mengenai alasan di balik keguguran yang dialaminya.
Karena itu, dirinya meminta masyarakat tidak terus menggali pertanyaan mengenai penyebab keguguran tersebut.
"Jangan tanya kenapa, semua berlangsung begitu saja. Kalau ditanya kenapa dan kenapa, rasa ikhlas kami jadi semakin tak terasa," ungkapnya.
Di tengah rasa kehilangan, Sinyorita berusaha menerima kepergian calon buah hatinya dengan ikhlas.
Baginya, enam minggu kehamilan tersebut tetap menjadi bagian penting yang akan selalu dikenang.
Sinyorita mengungkapkan, rasa syukurnya karena sempat merasakan kembali pengalaman menjadi seorang ibu yang menantikan kelahiran buah hati.
