Penyebab KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak karena Apa? Ini Fakta Terbaru di Perairan Masalembo

Minggu 13 Sep 2026, 13:28 WIB
Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu, 13 September 2026. (Sumber: X/@tasawufcenter)
Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu, 13 September 2026. (Sumber: X/@tasawufcenter)

POSKOTA.CO.ID - Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu, 13 September 2026.

Sebelum mengalami insiden, Kapal jenis Roro yang membawa 243 penumpang dan awak kapal itu sempat bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 06.52 waktu setempat.

Perjalanan tersebut kemudian terganggu ketika kapal dilaporkan mengalami listing di sekitar perairan Masalembo pada Minggu sekitar pukul 02.00 waktu setempat.

Setelah mengalami listing, komunikasi dengan kapal dilaporkan terputus.

Setelah menerima laporan kejadian, KSOP Kelas I Banjarmasin langsung mengoordinasikan penanganan darurat bersama sejumlah unsur terkait.

Posko penanganan darurat didirikan di Terminal Penumpang Bandarmasih Trisakti, Banjarmasin, untuk memantau perkembangan insiden sekaligus memperkuat koordinasi operasi penyelamatan.

Operasi penyelamatan di lokasi juga melibatkan tim SAR gabungan bersama Basarnas Banjarmasin.

Sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi turut membantu proses evakuasi.

Tiga kapal yang membantu proses tersebut, yakni KM Hai Da, MT Mau Ha, dan TB TCP.

Dari penanganan awal, sebanyak 115 orang telah berhasil dievakuasi. Sebagian dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara sebagian lainnya mendapatkan perawatan medis.

Meski 115 orang telah dievakuasi, pencarian dan pendataan terhadap seluruh orang yang tercatat dalam manifes masih dilakukan.

Lantas, apa penyebab KM Virgo Transport 8 hilang kontak di perairan Masalembo?

Berikut fakta terbaru mengenai insiden KM Virgo Transport 8 saat menuju Banjarmasin.

Baca Juga: Polisi Cegat Aksi Balap Liar di Kawasan Puspemkab Tangerang, 4 Motor Disita

Penyebab Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak karena Apa?

Hingga informasi ini disampaikan, penyebab KM Virgo Transport 8 mengalami listing hingga kehilangan kontak belum dapat dipastikan.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan, penyebab insiden belum dapat dipastikan.

Investigasi dan konfirmasi dilakukan dengan berbagai unsur untuk mengetahui faktor yang menyebabkan KM Virgo Transport 8 mengalami listing hingga kehilangan kontak.

"Untuk penyebab kecelakaan masih dalam proses investigasi dan konfirmasi. Beberapa kemungkinan masih didalami, baik faktor alam, teknis, maupun faktor manusia," ujar Heri.

Heri menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan penanganan insiden dan menyampaikan informasi resmi kepada masyarakat sesuai dengan perkembangan operasi di lapangan.

"KSOP Kelas I Banjarmasin berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan insiden ini secara berkala dan akan menyampaikan pembaruan informasi resmi kepada masyarakat seiring dengan progres di lapangan," ungkap dia.

Dengan demikian, hingga tahap awal penanganan, penyebab pasti KM Virgo Transport 8 hilang kontak belum diketahui. Faktor alam, teknis, maupun manusia masih didalami oleh pihak berwenang.

Baca Juga: 30 Destinasi Wisata Sekitar Jakarta untuk Mengisi Libur Akhir Pekan

Profil Kapal Virgo Transport 8

Sebagai informasi, KM Virgo Transport 8 merupakan kapal Roro penumpang berbendera Indonesia dengan ukuran 8.540 GT.

Kapal dinakhodai Arief Yunianto dan dioperasikan PT Virgo Karya Shipping.

Sebagai kapal Roro, KM Virgo Transport 8 tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga kendaraan.

Kapal tersebut melayani perjalanan laut dengan rute Surabaya menuju Banjarmasin.

Berdasarkan data manifes, terdapat 243 orang di atas kapal ketika insiden terjadi.

Mereka terdiri atas 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet.

Selain mengangkut orang, KM Virgo Transport 8 juga membawa 89 unit kendaraan.

Jumlah penumpang, awak kapal, mitra kerja, sopir, kernet, serta kendaraan yang berada di atas kapal menjadi bagian penting dalam proses evakuasi.

Petugas perlu mencocokkan data manifes dengan orang-orang yang telah berhasil diselamatkan maupun yang masih dalam proses pencarian dan pendataan.


Berita Terkait


News Update