POSKOTA.CO.ID - Sejumlah warganet di media sosial dihebohkan oleh video viral penampakan meteor jatuh di Gorontalo.
Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, nampak kilatan cahaya yang sangat terang melintas di langit gorontalo pada Sabtu, 12 September 2026 dini hari sekitar pukul 00.14 WITA hingga 00.22 WITA.
Kilatan cahaya tersebut terlihat memiliki warna campuran oranye terang dan merah dengan bentuk memanjang.
"Dapat kiriman video dr nyonge di Gorontalo. Mams lia dlu iji di Gorontalo ya Allah semoga selalu dlm lindungan Allah SWT," tulis seorang pengguna Threads dengan username akun @giaoliii88.
Baca Juga: Operasi Pekat di Kragilan Serang, 5 Wanita Diduga PSK Diciduk dari Kontrakan
Setelah kilatan cahaya tersebut terlihat di langit, sejumlah warga di wilayah Telaga, Kabupaten Gorontalo dikabarkan mendengar suara dentuman keras yang mirip seperti gemuruh.
Beberapa orang mengira jika suara keras yang muncul di langit adalah petir atau guntur yang bergemuruh. Namun, sebagian lainnya memiliki pendapat berbeda.
Suara dentuman besar itu pun dikaitkan oleh warga dengan kilatan cahaya yang baru melintas. Para warga pun menduga bahwa benda langit bercaya yang terlihat melewati langit itu adalah meteor yang memasuki atmosfer bumi.
Setelah terjatuh di suatu tempat yang diduga tidak jauh dari sana, meteor yang jatuh itu pun menimbulkan suara benturan yang keras mirip dentuman.
Selain dilihat oleh warga Gorontalo,benda langit diduga meteor itu juga dilihat oleh sejumlah warga Sulawesi Utara. Namun, suara dentuman kerasnya tak terdengar.
Baca Juga: Update One Way Puncak Bogor Hari Ini 12 September 2026: Jalur Arah Bawah Dibuka
Apa Kilatan Cahaya yang Melintas di Langit Gorontalo?
Usai fenomena benda langit muncul di langit Gorontalo hingga menimbulkan suara dentuman keras, orang-orang mulai mencari tahu apa benda tersebut dan bagaimana bisa menghasilkan suara yang begitu kencang.
Beberapa orang menduga bahwa benda antariksa yang memancarkan kilatan cahaya sangat terang dan mengeluarkan suara dentuman keras di langit dihubungkan dengan fenomena fireball atau bola api.
Baca Juga: Ketua DPRD Pandeglang Sambangi Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Sementara itu, suara dentuman keras yang terdengar oleh warga setelah kilatan cahaya dikaitkan dengan gelombang kejut atau sonic boom. Suara ini dihasilkan saat benda langit tersebut melaju dengan kecepatan sangat tinggi di atmosfer.
Namun, hingga saat ini masih belum ada keterangan resmi dari ahli maupun pihak terkait mengenai fenomena langit tersebut dan lokasi jatuhnya.
