POSKOTA.CO.ID - Jakarta punya cara baru untuk menikmati suasana malam tanpa harus selalu berakhir di pusat perbelanjaan atau tempat makan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini mengoperasikan lima taman selama 24 jam yang bisa dimanfaatkan warga maupun wisatawan untuk bersantai, berolahraga, hingga menikmati ruang terbuka hijau.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang lebih hidup sebagai salah satu pendukung Jakarta menuju kota global. Menariknya, akses ke taman-taman tersebut tidak dipungut biaya sehingga bisa menjadi alternatif wisata malam yang cukup ramah di kantong.
Baca Juga: Ketahanan Pangan Disebut jadi Kunci Kedaulatan Bangsa, Guru Besar UIN: 4 Pilar Utama Wajib Dibangun
Lima Taman 24 Jam di Jakarta dan Daya Tariknya
Lima taman yang menjadi pionir berada di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Masing-masing memiliki karakter berbeda, sehingga pengunjung bisa memilih tempat sesuai aktivitas yang diinginkan.
1. Lapangan Banteng
Lapangan Banteng cocok bagi wisatawan yang ingin melihat sisi lain Jakarta setelah malam tiba. Kawasan ini memiliki air mancur menari, amfiteater terbuka, plaza komunitas, hingga jalur pedestrian.
Pencahayaan di malam hari juga membuat kawasan tersebut memiliki suasana berbeda dibandingkan siang. Area ini bisa menjadi pilihan untuk berjalan santai sekaligus mengabadikan lanskap perkotaan.
2. Taman Menteng
Bagi yang lebih suka aktivitas fisik, Taman Menteng menawarkan lapangan basket, area joging, dan ruang terbuka yang sering digunakan komunitas olahraga.
Aktivitas tersebut membuat taman tetap terasa hidup pada malam hari. Salah satu pengunjung, Erwin Ernowo, mengatakan taman ini menjadi tempat rutin komunitasnya berlatih basket.
3. Taman Literasi Martha Christina Tiahahu
Berada di kawasan Blok M, Taman Literasi menawarkan konsep yang sedikit berbeda. Ruang hijau dipadukan dengan fasilitas membaca, ruang diskusi, Wi-Fi, dan area komunitas.
Lokasinya yang terhubung dengan MRT Jakarta juga menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang mengandalkan transportasi umum.
4. Taman Ayodya
Taman Ayodya bisa dipilih untuk suasana yang lebih santai. Keberadaan danau, pepohonan rindang, dan jalur pedestrian membuat tempat ini cocok untuk melepas penat setelah beraktivitas di tengah kota.
5. Taman Langsat
Sama seperti Taman Ayodya, Taman Langsat menawarkan suasana yang relatif tenang. Area hijau dan pepohonan membuat taman ini bisa menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati malam tanpa suasana terlalu ramai.
Baca Juga: Redam Kepadatan Penumpang, KAI Tambah 13 Perjalanan KRL Lintas Bogor Mulai Hari Ini
Fasilitas Mendukung Aktivitas Malam
Pengoperasian hingga 24 jam tentu membutuhkan dukungan fasilitas dan keamanan. Kelima taman tersebut dilengkapi penerangan LED, CCTV, petugas keamanan dan kebersihan, toilet, musala, serta mesin penjual otomatis.
Dengan fasilitas tersebut, taman tidak hanya ditujukan untuk wisatawan, tetapi juga masyarakat yang ingin berolahraga atau berkumpul bersama komunitas.
Bagi wisatawan, keberadaan taman 24 jam menambah pilihan itinerary saat menjelajahi Jakarta. Akses menggunakan MRT, TransJakarta, maupun transportasi daring juga membuat beberapa lokasi relatif mudah dijangkau.
Pada akhirnya, daya tarik Jakarta sebagai kota wisata tidak harus selalu berbentuk gedung tinggi, pusat belanja, atau destinasi kuliner. Lima taman ini menunjukkan bahwa ruang publik yang sederhana, gratis, dan dekat dengan aktivitas warga juga dapat menjadi bagian dari pengalaman menikmati ibu kota pada malam hari.
