POSKOTA.CO.ID - Jelang laga Persija Jakarta vs Persib Bandung di SUGBK Jakarta dalam laga pekan kedua Super League 2026/2027, pertanyaan mengenai apakah boleh Bobotoh ikut nonton langsung pertandingan ramai ditanyakan.
Setelah penantian panjang, Persija Jakarta bersiap menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta.
Laga penuh gengsi ini dijadwalkan berlangsung di SUGBK pada Sabtu, 12 September 2026 dengan kick off pukul 15.30 WIB.
Kepastian duel Macan Kemayoran kontra Maung Bandung di stadion tersebut didapat setelah Polda Metro Jaya mengeluarkan surat izin resmi pelaksanaan pertandingan.
Baca Juga: Bonus Medali Emas Asian Games 2026 Berapa? Ini Besaran yang Diungkap Prabowo
Lewat unggahan di akun media sosial resminya, Persija Jakarta pun mengonfirmasi bahwa pertandingan pekan kedua Super League 2026/2027 bakal berlangsung di SUGBK.
"GBK CALLING! The stage is set. Persija vs Persib Sabtu, 12 September 2026. Time to make GBK ROARRR!" tulis akun Instagram @persija, seperti dikutip pada Rabu, 9 September 2026.
Berdasarkan kebijakan sebelumnya, pihak penyelenggara Liga menetapkan aturan ketat yang melarang suporter ataupun penonton tim tamu untuk menyaksikan pertandingan secara langsung di lokasi laga untuk mencegah terjadinya gesekan antar supporter.
Lantas, apakah saat ini pendukung Persib Bandung, yaitu Bobotoh tetap tidak bisa nonton langsung pertandingan di Persija atau kini susah diperbolehkan?
Syarat Nonton Persija vs Persib Bandung di GBK
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta, Albinus Laurent menyebut bahwa dalam pertandingan pekan kedua di GBK, rencananya akan disediakan 60.000 tiket nonton.
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa seluruh tiket untuk nonton pertandingan Persija vs Persib hanya disediakan untuk warga Jakarta.
Baca Juga: Cara Beli Tiket Persija vs Persib Bandung di Pekan Kedua Super League 2026, Big Match di SUGBK
Lebih lanjut, Albinus menuturkan syarat nonton laga super big match antara Persija kontra Persib di GBK, yaitu haruslah warga Jakarta yang juga memiliki KTP DKI Jakarta.
"Seluruhnya untuk warga Jakarta yang mempunyai KTP Jakarta," ujarnya.
Syarat lainnya, yakni para penonton yang datang langsung ke stadion harus mengenakan atribut yang menunjukkan identitas Persija Jakarta,baik berupa Jersey, pakaian, maupun aksesoris lainnya.
Keputusan ini diambil sebagai langkah untuk menjaga identitas, keamanan, dan ketertiban bersama saat menonton pertandingan yang berpotensi berjalan dengan tensi tinggi ini.
"TANPA JERSEY, TIDAK BOLEH MASUK: Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) dan pihak keamanan berhak melarang penonton yang tidak menggunakan jersey resmi Persija untuk memasuki area stadion," bunyi aturan yang disampaikan Panpel Persija Jakarta.
Bolehkah Bobotoh Nonton Langsung Persija vs Persib di GBK?
Pihak penyelenggara Liga 1 atau I League sebenarnya sudah resmi mencabut aturan larangan suporter away setelah sempat diberlakukan selama empat musim.
Oleh karena itu, para suporter tim tamu kini bisa menyaksikan laga secara langsung di lokasi pertandingan, namun dengan sejumlah syarat dan aturan yang ditentukan untuk tetap menjaga keamanan.
Baca Juga: Harga Tiket Persija vs Persib Sabtu 12 September 2026 Berapa? Cek Bocoran dan Syarat Pembeliannya
"Kami sudah menyampaikan proposal dan purpose kami kepada FIFA, kemudian FIFA memberikan restu dengan catatan suporter klub juga harus mematuhi segala hal yang sudah kami sampaikan kepada seluruh klub," kata Direktur Utama I.League Ferry Paulus beberapa waktu lalu.
Para suporter diimbau untuk tetap mematuhi sejumlah aturan dan larangan demi ketertiban dan agar kebijakan ini tidak dicabut kembali.
"Ada batasan-batasan yang harus dipatuhi dan larangan-larangan yang harus dijaga. Dengan demikian, keberadaan suporter away ini bisa terus berjalan," ujarnya
Lebih lanjut, Ferry menekankan bahwa untuk pertandingan dengan rivalitas tinggi, seperti Persija kontra Persib, maka kehadiran suporter tamu dapat dilarang atau tidak diperbolehkan hadir.
"Untuk digarisbawahi, khusus untuk klub-klub yang memiliki rivalitas tinggi atau terdapat indikasi berdasarkan informasi intelijen, pertandingan tertentu dapat melarang kehadiran suporter away," tutur Ferry Paulus.
"Contohnya seperti Arema FC melawan Persebaya atau Persija melawan Persib. Untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti itu, suporter away bisa di-lock atau tidak diperbolehkan hadir. Bisa saja ada kebijakan lain yang melarang suporter away, tetapi indikator utamanya tetap berasal dari pihak kepolisian," ucapnya.
