Sempat Lompat ke Rel, Penumpang KRL Stasiun Tanah Abang Diduga Alami Gangguan Kesehatan Mental

Selasa 08 Sep 2026, 13:02 WIB
Ilustrasi penumpang kereta rel listrik (KRL) commuter line Jabodetabek. (Sumber: KAI Commuter)
Ilustrasi penumpang kereta rel listrik (KRL) commuter line Jabodetabek. (Sumber: KAI Commuter)

Menurut Dhimas, petugas tidak melakukan pemeriksaan lebih mendalam karena kondisi mental penumpang dinilai tidak stabil.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi psikologis penumpang agar tidak semakin terganggu.

Petugas kemudian menghubungi keluarga penumpang, tetapi orang tuanya diketahui sedang berada di luar kota. Selanjutnya, petugas berkoordinasi dengan Yayasan Pusat Rehabilitasi Madani Mental Health Care, tempat penumpang tersebut menjalani perawatan.

Baca Juga: 7 Tips Hemat Listrik di Rumah Saat Cuaca Panas Meski Pakai AC, Ini Trik Jitunya!

"Karena kondisi mental penumpang tidak stabil, proses pemeriksaan dan interogasi lebih mendalam tidak dapat dilakukan demi menjaga kestabilan psikologis penumpang," ungkap Dhimas.

Selanjutnya, petugas yayasan tiba di Stasiun Tanah Abang sekitar pukul 19.53 WIB untuk menjemput penumpang tersebut. Pada pukul 20.00 WIB, petugas PKD Stasiun Tanah Abang bersama BKO Marinir menyerahkan penumpang kepada petugas yayasan.


Berita Terkait


News Update