Erupsi Gunung Anak Krakatau Sudah Berhenti Atau Belum? Ini Penjelasan PVMBG dan BMKG

Selasa 08 Sep 2026, 08:53 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung hingga hari ini, Selasa, 8 September 2026 pagi. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)
Erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung hingga hari ini, Selasa, 8 September 2026 pagi. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)

POSKOTA.CO.ID - Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau ternyata belum berhenti atau masih berlangsung hingga hari ini, Selasa, 8 September 2026.

Berdasarkan penjelasan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kementerian ESDM, Gunung Anak Karakatau terpantau mengalami beberapa kali erupsi sejak pagi hari.

Durasi erupsi yang terekam pada hari ini bervariasi, berkisar antara 10 detik hingga 15 detik tiap satu kali erupsi.

Baca Juga: Update Jadwal Penerbangan Bandara Soekarno-Hatta: Kembali Beroperasi Normal 8 September 2026

Erupsi Gunung Anak Krakatau

Melansir informasi yang dibagikan PVMBG, aktivitas erupsi pertama Anak Krakatau terekam berada pada amplitudo maksimum 47 milimeter dengan durasi sekitar 15 detik.

Meski demikian, PVMBG menyebut bahwa tinggi kolom erupsi tidak dapat terlihat.

"Telah terjadi erupsi G. Anak Krakatau, Lampung pada tanggal 08 September 2026 pukul 05:08 WIB namun tinggi kolom erupsi tidak teramati," tulis PVMBG.

Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Pakar: Sulit Diprediksi Kapan Berakhir

Adapun, erupsi yang kedua terjadi sekitar pukul 05.34 WIB dengan amplitudo maksimum 44 mm dan durasi erupsi 10 detik. Pada erupsi ini, tinggi kolom juga tidak terlihat.

"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Selasa, 08 September 2026, pukul 05:34 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati," tulisnya.

Status Gunung Anak Krakatau

Lebih lanjut, PVMBG menjelaskan, meskipun erupsi Anak Krakatau sudah mulai melemah, namun gunung yang terletak di Selat Sunda ini masih berada pada Status Level III atau Siaga.


Berita Terkait


News Update