El Nino Menguat Cepat, Ilmuwan Waspadai Potensi Super El Nino

Selasa 08 Sep 2026, 19:17 WIB
Ilustrasi kekeringan disebabkan fenomena El Nino di Samudra Pasifik. (Sumber: Wikimedia Commons)
Ilustrasi kekeringan disebabkan fenomena El Nino di Samudra Pasifik. (Sumber: Wikimedia Commons)

POSKOTA.CO.ID - Fenomena El Nino kembali menjadi perhatian setelah suhu permukaan laut di kawasan Pasifik tropis meningkat dengan cepat. Kondisi kali ini dinilai tidak biasa karena penguatannya berlangsung ketika fenomena tersebut masih tergolong baru terbentuk.

Para ilmuwan iklim pun mulai memperhatikan perkembangan ini. Bukan semata karena El Nino merupakan fenomena yang sudah dikenal, melainkan karena laju kenaikan suhunya membuat perkiraan mengenai puncak kekuatannya menjadi lebih sulit.

El Nino terjadi ketika permukaan laut di bagian tengah dan timur Samudra Pasifik tropis mengalami pemanasan di atas kondisi normal. Perubahan tersebut kemudian dapat memengaruhi pola atmosfer dan memicu perubahan cuaca di berbagai wilayah dunia.

Secara umum, El Nino merupakan salah satu fase dari siklus El Nino-Southern Oscillation atau ENSO. Siklus ini bergerak di antara tiga kondisi, yakni El Nino sebagai fase hangat, La Nina sebagai fase dingin, dan kondisi netral.

Baca Juga: Jakarta Bebas Abu Anak Krakatau, Pemprov DKI Tetap Siram Water Mist Bersihkan Sisa Residu Udara

Suhu Laut Pasifik Sudah Melewati Ambang El Nino

Melansir dari natgeo, Kemunculan El Nino biasanya ditandai dengan suhu permukaan laut yang setidaknya 0,5 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan rata-rata jangka panjang di wilayah pemantauan.

Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA) sebelumnya mengumumkan bahwa ambang tersebut telah terlampaui pada awal Juni. Kondisi ini sekaligus mengonfirmasi bahwa pemanasan Pasifik yang sebelumnya diperkirakan oleh sejumlah model iklim memang mulai terjadi.

Yang kemudian menjadi perhatian adalah kecepatannya.

Pada minggu pertama Agustus, suhu di Pasifik bagian timur tercatat sekitar 2,6 derajat Celsius di atas normal. Angka tersebut sudah berada pada level yang sangat tinggi untuk sebuah fenomena yang masih relatif muda.

Jika tren pemanasan terus berlanjut, El Nino kali ini berpotensi menjadi salah satu episode terkuat yang pernah diamati.

Apa yang Dimaksud dengan Super El Nino?

Istilah “super El Nino” digunakan untuk menggambarkan episode El Nino dengan pemanasan laut yang sangat kuat. Namun, istilah tersebut bukan berarti setiap wilayah di dunia otomatis mengalami cuaca ekstrem yang sama.

Zeke Hausfather, ilmuwan iklim dari Berkeley Earth, mengatakan kenaikan suhu lebih dari 2 derajat Celsius umumnya sudah dapat dikategorikan sebagai super El Nino.


Berita Terkait


News Update