Bandara Wunopito Ditutup Hari Ini 8 September 2026, Sampai Kapan? Cek Jadwalnya Imbas Erupsi Gunung Ili Lewotolok

Selasa 08 Sep 2026, 12:21 WIB
Bandara Wunopito di Lewoleba, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditutup sementara pada Selasa, 8 September 2026. (Sumber: Dok.Hubud.Kemenhub)
Bandara Wunopito di Lewoleba, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditutup sementara pada Selasa, 8 September 2026. (Sumber: Dok.Hubud.Kemenhub)

POSKOTA.CO.ID - Bandara Wunopito di Lewoleba, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditutup sementara pada Selasa, 8 September 2026.

Penutupan Bandara Wunopito berlangsung ketika aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok masih terjadi.

Gunung api tersebut mengalami erupsi pada Selasa, 8 September 2026 sekitar pukul 06.35 WITA.

Dalam erupsi itu, kolom abu vulkanik teramati mencapai sekitar 800 meter di atas puncak gunung. Material abu juga dilaporkan bergerak ke arah barat.

Informasi mengenai penutupan Bandara Wunopito ini sendiri disampaikan melalui penerbitan Notice to Airmen (NOTAM) oleh AirNav Indonesia.

AirNav Indonesia menerbitkan NOTAM terkait penutupan sementara Bandara Wunopito berdasarkan NOTAM C1134/26 NOTAMR C1106/26.

Penutupan bandara itu sendiri menjadi langkah antisipasi untuk memastikan aktivitas penerbangan tetap mengutamakan aspek keselamatan di tengah perkembangan aktivitas vulkanik.

Lantas, sampai kapan Bandara Wunopito ditutup dan kapan operasional penerbangan diperkirakan kembali dibuka?

Berikut informasi mengenai jadwal penutupan Bandara Wunopito serta perkembangan terbaru aktivitas Gunung Ili Lewotolok yang perlu diketahui calon penumpang.

Baca Juga: Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa Kejagung, Kuasa Hukum Pertanyakan Dasar Hukum Penetapan Tersangka

Sampai Kapan Bandara Wunopito Ditutup?

Berdasarkan NOTAM yang diterbitkan AirNav Indonesia, Bandara Wunopito (WATW) berstatus CLOSED mulai pukul 07.01 WIB pada 8 September 2026 hingga estimasi pukul 06.00 WIB pada 9 September 2026.

"Bandara Wunopito (WATW) berstatus CLOSED mulai pukul 07.01 WIB pada 8 September 2026 hingga estimasi pukul 06.00 WIB pada 9 September 2026. Dalam NOTAM tersebut disebutkan penutupan dilakukan karena abu vulkanik Gunung Lewotolok," ujar EVP of Corporate Secretary Airnav, Hermana Soegijantoro dalam keterangannya, Selasa, 8 September 2026.

Namun, jadwal tersebut bersifat estimasi dan dapat berubah mengikuti kondisi terbaru di lapangan.

Baca Juga: Penyebab Kebakaran TPA Galuga Bogor hingga Dini Hari Apa? Begini Kata Damkar

Keputusan terkait kelanjutan operasional bandara akan mempertimbangkan perkembangan sebaran abu vulkanik dan hasil evaluasi keselamatan penerbangan.

AirNav Indonesia juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Ili Lewotolok serta perkembangan kondisi di sekitar wilayah penerbangan.


Berita Terkait


News Update