Rekam jejak Hengki dalam pemberantasan narkoba juga tercatat melalui pengungkapan kasus penyelundupan sabu dalam jumlah besar.
Pada pertengahan 2019, Polres Metro Jakarta Barat berkolaborasi dengan Drug Enforcement Administration (DEA), lembaga penegak hukum narkoba Amerika Serikat.
Kerja sama tersebut menghasilkan pengungkapan kasus penyelundupan sabu asal Amerika Serikat.
Dalam aksinya, pelaku menggunakan modus penyamaran dengan memasukkan barang terlarang tersebut ke dalam bungkus kopi.
Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil menyita sabu dengan berat mencapai 28 kilogram.
Kasus tersebut menjadi salah satu pengungkapan besar yang dilakukan jajaran Polres Metro Jakarta Barat.
Penanganan perkara itu juga menjadi bagian dari pengalaman Hengki dalam menghadapi jaringan narkoba dan tindak pidana terorganisasi.
4. Pimpin Penangkapan Abdul Qadir Baraja
Pengalaman Hengki tidak hanya berkaitan dengan kasus kriminal umum dan narkoba.
Ketika menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya, ia juga terlibat dalam penanganan perkara yang berkaitan dengan organisasi Khilafatul Muslimin.
Pada Juni 2022, Kombes Hengki Haryadi memimpin penangkapan pemimpin tertinggi Khilafatul Muslimin, Abdul Qadir Baraja, di Lampung.
Pada saat itu, Khilafatul Muslimin menjadi perhatian aparat penegak hukum dan dianggap meresahkan masyarakat.
Penangkapan Abdul Qadir Baraja menjadi salah satu perkara yang ditangani Hengki selama menjalankan tugas sebagai pejabat di bidang reserse kriminal umum.
