Cucun (38), wisatawan asal Kabupaten Serang yang datang memboyong keluarganya, mengaku harus bersabar menghadapi kemacetan panjang sebelum bisa menikmati durian lokal.
"Tadi di depan mobil saya tidak bisa bergerak sama sekali hampir tiga jam. Tempat parkir penuh, jadi harus menaruh mobil cukup jauh. Tapi alhamdulillah rasa lelahnya terbayar setelah sampai di sini," tutur Cucun.
Melihat kondisi ini, pengunjung berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak tidak tinggal diam. Kesiapan infrastruktur seperti perluasan area parkir dan penyiapan personel Dinas Perhubungan (Dishub) di titik-titik rawan, sangat mendesak dilakukan agar potensi ekonomi perkebunan dan pariwisata Baduy bisa berjalan berkelanjutan.
"Harapannya Pemerintah Kabupaten Lebak bisa memperluas tempat parkir dan petugas Dishub juga disiagakan supaya tidak semrawut. Apalagi pada momen akhir pekan seperti ini seharusnya bisa diantisipasi sejak awal," tuturnya.
