Namun, analisis lanjutan menunjukkan bahwa dugaan tersebut tidak tepat.
USGS kemudian menyatakan bahwa aktivitas seismik yang tercatat bukan berasal dari gempa bumi yang menjadi pemicu longsoran.
Sebaliknya, energi seismik tersebut dihasilkan oleh longsoran besar yang terjadi saat gletser dan material batuan runtuh.
