Jika mengacu pada tahun kelahiran keduanya, Fanny Kondoh dan Papa Udon memiliki selisih usia sekitar 25 tahun. Ketika pertama kali bertemu pada 2015, Fanny berusia sekitar 20 tahun, sedangkan Hajime sekitar 44-45 tahun.
Meski jarak usia cukup jauh, keduanya menjalani kehidupan rumah tangga bersama hingga menghadapi ujian kesehatan yang berat.
Perjuangan Mendapatkan Baby Udon
Hajime kemudian didiagnosis menderita kanker kandung kemih. Di tengah kondisi tersebut, Fanny dan Hajime juga menjalani perjuangan panjang untuk mendapatkan keturunan melalui program bayi tabung.
Transfer embrio tetap dilakukan ketika kondisi kesehatan Hajime semakin menurun. Namun, Hajime meninggal dunia pada 15 Oktober 2024, tidak lama setelah Fanny menjalani proses transfer embrio.
Kabar kehamilan datang setelah itu. Penantian panjang pasangan tersebut akhirnya berbuah kelahiran Kazuki Musa Kondoh pada 3 Juli 2025.
Baca Juga: Peternakan Sapi Dago Dairy di Bandung Berhenti Beroperasi Usai Sulit Cari Pekerja Selama 2 Tahun
Film Baby Udon Tayang 3 September 2026
Kisah tersebut kemudian dikembangkan menjadi film Baby Udon. Berdasarkan informasi Lembaga Sensor Film, film produksi Sumargo Films dan LYTO Pictures itu memiliki durasi 115 menit dan dijadwalkan tayang mulai 3 September 2026.
Film ini disutradarai Fajar Bustomi, sementara skenarionya ditulis Oka Aurora. Fanny tidak memerankan dirinya sendiri. Karakternya dimainkan Caitlin Halderman, sedangkan sosok Hajime diperankan Denny Sumargo.
Bagi Fanny, proyek ini memiliki arti lebih dari sekadar film yang menceritakan perjalanan keluarganya. Ia ingin sosok Hajime tetap dikenang melalui cerita dan perjuangan yang pernah mereka jalani.
“Saya enggak mau suami saya dikenang hanya menjadi abu. Saya ingin suami saya dikenang sebagai Papa Udon,” kata Fanny.
Pada akhirnya, Baby Udon menjadi cara lain bagi Fanny untuk menjaga cerita tentang Hajime tetap hidup, sekaligus memperkenalkan perjalanan panjang hadirnya Baby Udon kepada masyarakat.
