Tak hanya mengandalkan langkah darurat, Perumda Air Minum Tirta Raharja juga mempercepat berbagai program permanen untuk memperkuat ketahanan sistem penyediaan air minum. Program tersebut antara lain optimalisasi sumber air baku, pembangunan dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), interkoneksi jaringan distribusi, serta peningkatan kapasitas reservoir.
Perusahaan juga berupaya menekan tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) melalui rehabilitasi jaringan dan pengembangan sistem informasi operasional yang lebih terintegrasi.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan air minum sekaligus mengurangi risiko gangguan pasokan akibat perubahan iklim dalam jangka panjang.
Di sisi lain, masyarakat Kabupaten Bandung diminta ikut berperan dengan menghemat penggunaan air selama musim kemarau. Warga diimbau menggunakan air secara bijaksana sesuai kebutuhan serta turut menjaga kelestarian sumber-sumber air di lingkungan masing-masing.
Kesiapsiagaan juga diperkuat melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung, BPBD, Dinas PUPR, TNI/Polri, pemerintah kecamatan dan desa serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
