POSKOTA.CO.ID - Pemerintah kembali membuka kesempatan bagi lulusan SMA sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan melalui jalur Sekolah Kedinasan 2026. Tahun ini tersedia 4.770 formasi yang tersebar di sembilan kementerian dan lembaga.
Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan penerimaan tahun 2025 yang menyediakan 3.257 formasi. Informasi ini disampaikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) pada 14 Agustus 2026.
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dibuka pada 18-30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN BKN. Jadwal tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 tanggal 12 Agustus 2026.
Bagi calon peserta, bagian ini penting diperhatikan. Pendaftaran dilakukan secara terpusat melalui SSCASN BKN, sehingga peserta perlu memastikan data dan dokumen yang digunakan sudah sesuai sebelum menyelesaikan proses pendaftaran.
Baca Juga: Cara Cek Bansos KLJ Agustus 2026 Cair Atau Belum ke Rekening, Bisa Lewat Hp
Portal SSCASN BKN
Rincian Formasi Sekolah Kedinasan 2026
Sebanyak 4.770 formasi tersebut tidak hanya tersedia untuk satu bidang. Pemerintah membaginya ke sekolah kedinasan yang bergerak di bidang pemerintahan, keuangan, statistik, transportasi, hukum, meteorologi, intelijen hingga keamanan siber.
Berikut rincian formasinya:
- IPDN Kemendagri: 1.410 formasi.
- PKN STAN Kemenkeu: 1.000 formasi.
- 22 sekolah kedinasan Kemenhub: 891 formasi.
- Politeknik Statistika STIS BPS: 564 formasi.
- Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan: 375 formasi.
- Politeknik Pengayoman Indonesia Kementerian Hukum: 250 formasi.
- STMKG BMKG: 130 formasi.
- STIN BIN: 100 formasi.
- Poltek SSN BSSN: 50 formasi.
Dari daftar tersebut, IPDN menjadi sekolah kedinasan dengan alokasi formasi paling besar, disusul PKN STAN dan sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan.
Jadwal Seleksi Sekolah Kedinasan 2026
Pendaftaran bukan satu-satunya tahapan yang perlu diperhatikan. BKN telah menetapkan rangkaian seleksi sejak pengumuman hingga seleksi lanjutan.
- Pengumuman seleksi: 15-24 Agustus 2026
- Pendaftaran: 18-30 Agustus 2026
- Seleksi administrasi: 18 Agustus-1 September 2026
- Pengumuman hasil administrasi: 2-3 September 2026
- Masa sanggah: 4-5 September 2026
- SKD CAT BKN: 22 September-7 Oktober 2026
- Pengumuman hasil SKD: 1-13 Oktober 2026
- Seleksi lanjutan: 11-28 Oktober 2026
Baca Juga: Benarkah Rekening Mas Botok Pati Diblokir Karena Terlibat Judol? Jadi Sorotan Netizen di Medsos
Pengumuman kelulusan akhir: 21 Oktober-1 November 2026.
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tetap menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN. Materinya mencakup Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Jangan Hanya Mengejar Formasi, Perhatikan Syaratnya
Kesempatan masuk sekolah kedinasan memang menarik, tetapi jumlah formasi yang tersedia tetap terbatas. Karena itu, calon peserta sebaiknya tidak hanya berfokus pada pilihan sekolah, tetapi juga mencermati persyaratan dan ketentuan masing-masing instansi.
Menteri PANRB Rini Widyantini mengingatkan peserta agar tidak percaya pada pihak yang menawarkan jalan pintas menuju kelulusan.
“Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas,” tegas Rini.
Pesan tersebut relevan karena proses seleksi menggunakan CAT dan hasil akhirnya ditentukan berdasarkan kemampuan peserta. Pemerintah juga mengimbau calon peserta mengikuti informasi hanya dari kanal resmi agar terhindar dari informasi palsu maupun pihak yang mengaku dapat membantu kelulusan.
Perlu diketahui pula, pelaksanaan penerimaan Sekolah Kedinasan 2026 memiliki dasar hukum PermenPANRB Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan. Peraturan tersebut ditetapkan pada 15 Juli 2026.
Dengan pendaftaran yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026, calon peserta masih memiliki waktu untuk memeriksa kembali dokumen, pilihan sekolah, serta persyaratan sebelum mengirimkan pendaftaran.
