Oleh : Joko Lestari
POSKOTA.CO.ID – Hari – hari ini soal pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram masih menjadi perbincangan publik.
Tak kerap mencuat anekdot orang kaya terbaru Indonesia adalah pengupas bawang. Tak sedikit yang berseloroh ingin beralih profesi menjadi pengupas bawang karena upahnya yang cukup menggiurkan.
Belakangan muncul video musik di media sosial dengan judul lagu kupas bawang dengan beragam versinya, ada yang parodi, koplo dan sejenisnya.
“Itu lagu asli atau kreasi modifikasi?” ujar bung Heri mengawali obrolan warteg bersama sohibnya, mas Bro dan bang Yudi.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Lagi Jalankan Tugas Menteri, Diisukan Mundur
“Kita tidak tahu, yang jelas sekarang lagu tersebut ikut menjadi viral. Syairnya di antaranya berisi harapan agar kroscek terhadap data dan angka – angka sebelum di-publish,” kata Yudi.
“Tujuannya agar tidak terjadi kekeliruan data, terlebih angka yang fantastis, tetapi sejatinya tidak masuk akal seperti upah pengupas bawang sebesar Rp700 ribu per kilogramnya,” jelas mas Bro.
“Betul Bro. Harga bawangnya sendiri cuma puluhan ribu per kg, mosok upah mengupas bawang puluhan kali lipat. Ini yang tidak logis,” kata Heri.
“Berarti yang salah yang kasih data dan angka dong, terus yang bertugas mengoreksi naskah, yang kroscek ulang,” kata Yudi.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Pujian Oke, Kritikan Sangat Diharapkan
