POSKOTA.CO.ID - Rektor Unsoed Akhmad Sodiq ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Akhmad Sodiq ditangkap bersama satu orang lainnya saat berada di Jakarta. Adapun, penangkapan ini merupakan bagian dari operasi yang dilakukan KPK secara tertutup di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah.
Dalam kegiatan tersebut, KPK menangkap total 14 orang dengan rincian 12 orang ditangkap di Purwokerto dan 2 lainnya di Jakarta, termasuk rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Terkait penangkapan ini, lembaga antirasuah itu mengamankan barang bukti berupa uang tunai dengan nominal hingga ratusan juta rupiah.
Baca Juga: Akhmad Sodiq Terjerat Kasus Apa? Ini Dugaan Perkara Rektor Unsoed yang Kena OTT KPK
Akhmad Sodiq Ditangkap Kasus Apa?
Sampai saat ini, KPK masih belum merinci detail kasus yang menjerat Akhmad Sodiq, termasuk perannya dan sejumlah orang lainnya dalam kasus yang terjadi di lingkungan pendidikan itu.
Namun, KPK menyebut rektor Unsoed terseret dalam kasus dugaan penerimaan suap atau gratifikasi di lingkungan kampus Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah.
Pihak rektor Unsoed diduga menerima hadiah dalam proses penerimaan mahasiswa baru di kampus tersebut.
Baca Juga: Anak dan Istri Akhmad Sodiq Siapa? Ini Profil Keluarga Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK
Profil Akhmad Sodiq
Dihimpun dari laman resmi Unsoed, Akhmad Sodiq merupakan lulusan S1 Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman. Ia juga tercatat pernah mengambil pendidikan bidang Animal Science untuk gelar masternya (S2) di George-August University.
Setelah itu, Akhmad Sodiq melanjutkan pendidikan untuk meraih gelar doktor (S3) di Kassel University dengan bidang keilmuan yang sama.
Akhmad Sodiq resmi menjabat sebagai rektor di Unsoed sejak tahun 2022. Sebelum mengemban jabatan tersebut, ia lebih dulu mengajar sebagai dosen di Fakultas Peternakan di kampus tersebut.
Selama menjadi dosen, ia pernah meraih sejumlah penghargaan, mulai dari Dosen Berprestasi III Universitas Jenderal Soedirman tahun 2006 sekaligus Dosen Berprestasi I Fakultas Peternakan Unsoed tahun 2006.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Sebulan, Empat Bupati Terkena OTT KPK
Lalu, Ahmad juga mendapatkan gelar Dosen Berprestasi I Fakultas Peternakan Unsoed tahun 2009, Dosen Berprestasi II Universitas Jenderal Soedirman tahun 2009, serta Dosen Berprestasi Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Peternakan Unsoed.
Pada 2017 lalu, ia pernah menerima Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Tahun dan Unsoed Award Bidang Pengabdian kepada Masyarakat.
Tak hanya aktif di dunia kampus, Akhmad Sodiq ternyata juga bergabung di sejumlah organisasi. Ia masuk ke dalam jajaran Dewan Pengawas DPW Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah. Pada saat yang sama, ia juga menduduki jabatan Ketua Cabang ISPI Jawa Tengah 2.
Bukan cuma itu, ia juga menjabat sebagai Dewan Pakar I Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI), serta Dewan Pembina Asosiasi Sarjana Membangun Desa (SMD) Jawa Tengah dan Dewan Pembina Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Unsoed.
Akhmad Sodiq juga tercatat sebagai A'wan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyumas, sekaligus menjabat di Dewan Kehormatan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Kabupaten Banyumas.
