POSKOTA.CO.ID - Dua insiden KRL Commuter Line tertemper orang dan kendaraan di Tebet serta Tangerang pada Kamis, 20 Agustus 2026 menyita perhatian publik.
Insiden KRL tertemper tersebut bukan yang pertama kalinya terjadi pada tahun ini. Sepanjang 2026, ada banyak kasus temperan kereta di Jabodetabek.
Rangkaian insiden ini terjadi di beberapa lokasi dengan kondisi yang berbeda-beda. Sebagian melibatkan orang dan sebagian lainnya disebabkan kendaraan.
Salah satu kejadian yang paling mendapatkan perhatian besar adalah insiden Bekasi Timur pada 27 April 2026 lalu yang memakan belasan korban jiwa.
Baca Juga: Lansia 80 Tahun Tewas Tertabrak KRL di Tebet, Perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Terganggu
Insiden bermula dari mobil taksi hijau yang tersangkut di tengah rel usai tertemper KRL relasi Cikarang-Angke. Jalur yang tertutup membuat KRL lain relasi Kampung Bandan-Cikarang harus berhenti di jalur 1 Stasiun Bekasi Timur.
Namun, dari arah belakang di jalur yang sama, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi yang terlambat menerima informasi karena gangguan sistem, menghantam gerbong paling belakang KRL hingga ringsek parah dan memakan korban jiwa.
Kasus kecelakaan yang melibatkan kereta dengan orang atau kendaraan lainnya selalu menjadi sorotan publik karena insiden seperti ini bisa mengganggu aktivitas perjalanan kereta yang tinggi dan pada akhirnya berimbas pada mobilitas masyarakat yang terhambat.
Baca Juga: KRL Bogor-Jakarta Tertemper Orang di Cawang, Lintas Pasar Minggu-Manggarai Pakai Satu Jalur
Daftar Insiden Kereta Tertemper di Jabodetabek Sepanjang 2026
Berdasarkan hasil rangkuman tim Poskota, sepanjang tahun 2026, setidaknya ada sekitar 14 Insiden kereta tertemper yang cukup menyita perhatian publik.
Insiden temperan tersebut terjadi pada KRL Commuter Line, KA Bandara, dan KA Jarak Jauh yang melibatkan orang maupun kendaraan.
