Sejumlah kawasan wisata di Kabupaten Ngada dan Nagekeo juga masih mengalami penutupan sementara.
Salah satu kendala yang dihadapi di wilayah tersebut adalah gangguan jaringan komunikasi dan pasokan listrik.
Kondisi tersebut dapat memengaruhi aktivitas wisata sekaligus proses pemantauan dan penyampaian informasi kepada masyarakat.
Pemerintah masih melakukan koordinasi untuk mengetahui kondisi terkini di sejumlah kawasan terdampak.
Wisatawan yang hendak berkunjung ke destinasi di Ngada dan Nagekeo disarankan memastikan status kawasan terlebih dahulu dan mengikuti informasi resmi sebelum melakukan perjalanan.
Baca Juga: Menko AHY Prioritaskan Evakuasi Korban hingga Pemulihan Layanan Dasar Masyarakat Pascagempa NTT
Jadwal Penerbangan ke Sejumlah Wilayah NTT Disesuaikan
Dampak gempa tidak hanya berpengaruh terhadap operasional destinasi wisata, tetapi juga sektor transportasi udara. Sejumlah bandara di NTT melakukan penyesuaian jadwal penerbangan.
Bandara Ende membatalkan seluruh penerbangan hingga 20 Agustus 2026. Sementara itu, Bandara Frans Sales Lega di Ruteng membatalkan penerbangan maskapai Wings Air hingga 22 Agustus 2026.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian wisatawan yang telah memiliki tiket penerbangan menuju NTT.
Penumpang disarankan memastikan status penerbangan kepada maskapai sebelum melakukan perjalanan agar dapat mengantisipasi perubahan jadwal.
Di sisi lain, Bandara Komodo di Labuan Bajo, Bandara Frans Seda di Maumere, serta Bandara Gewayantana di Larantuka tetap beroperasi dengan sejumlah penyesuaian jadwal.
