Daftar Destinasi Wisata NTT yang Ditutup usai Gempa M 7,7, Catat Selengkapnya

Rabu 19 Agu 2026, 22:47 WIB
Salah satu destinasi wisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih ditutup sementara setelah wilayah tersebut diguncang gempa bumi bermagnitudo (M) 7,7, Wae Rebo. (Sumber: X/@Silfinov)
Salah satu destinasi wisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih ditutup sementara setelah wilayah tersebut diguncang gempa bumi bermagnitudo (M) 7,7, Wae Rebo. (Sumber: X/@Silfinov)

Berikut adalah beberapa destinasi wisata mana saja di NTT yang masih ditutup setelah gempa M 7,7.

1. Wae Rebo dan Ruteng Pu'u di Kabupaten Manggarai

Wae Rebo dan Ruteng Pu'u di Kabupaten Manggarai menjadi dua destinasi wisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih ditutup sementara setelah gempa bumi bermagnitudo 7,7.

Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan kondisi kawasan tetap aman bagi wisatawan.

Pemerintah melalui pihak terkait masih melakukan pemantauan terhadap situasi di sejumlah destinasi terdampak sebelum aktivitas wisata kembali dibuka.

Wisatawan yang telah merencanakan perjalanan ke Wae Rebo maupun Ruteng Pu'u disarankan menunggu informasi resmi mengenai status pembukaan kawasan.

2. Taman Nasional Kelimutu di Kabupaten Ende

Taman Nasional Kelimutu di Kabupaten Ende juga masih ditutup sementara. Penutupan kawasan ini berkaitan dengan kondisi pascagempa, termasuk adanya longsoran pada bagian dinding kawah.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kawasan kawah merupakan salah satu daya tarik utama Taman Nasional Kelimutu.

Aspek keselamatan pengunjung menjadi pertimbangan utama sebelum destinasi tersebut kembali menerima wisatawan.

Karena itu, wisatawan sebaiknya tidak memaksakan kunjungan dan menunggu pengumuman resmi mengenai pembukaan kembali kawasan.

3. TWAL Gugus Pulau Teluk Maumere di Kabupaten Sikka

Destinasi wisata berikutnya yang masih ditutup sementara adalah Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Gugus Pulau Teluk Maumere di Kabupaten Sikka.

Kawasan wisata bahari tersebut masih berada dalam pemantauan pascagempa. Penutupan sementara dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi kawasan sebelum aktivitas wisata kembali diperbolehkan.

Wisatawan maupun pelaku usaha pariwisata di sekitar Teluk Maumere perlu mengikuti perkembangan informasi dari pemerintah dan pengelola kawasan.

4. Sejumlah Kawasan Wisata di Ngada dan Nagekeo


Berita Terkait


News Update