DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, berencana memperluas penerapan Ruang Bersama Indonesia (RBI) ke seluruh RW sebagai upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Penerapan RBI saat ini masih menjadi proyek percontohan di RW 12 Kelurahan Pengasinan. Setelah berjalan selama sekitar enam bulan, program tersebut dinilai dapat menjadi contoh bagi lingkungan RW lainnya.
RBI merupakan program prioritas dan inisiatif strategis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) yang dikembangkan dari konsep Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).
Program tersebut dirancang untuk mengintegrasikan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui kolaborasi masyarakat secara langsung di tingkat desa atau kelurahan.
Baca Juga: Lansia di Depok Tewas Gantung Diri, Diduga Faktor Ekonomi
Lurah Pengasinan, Ari Andriana Wijaya, mengatakan penerapan RBI di wilayahnya merupakan hasil kolaborasi KemenPPPA bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) Kota Depok.
"Setelah pada 27 April 2026 bertepatan HUT Kota Depok, peresmian pilot project di RW 12 langsung diresmikan oleh Ibu Menteri PPPA. Sebagai tindak lanjut, kami menyosialisasikan berbagai macam isu strategis untuk ibu dan anak," ujar Ari kepada Poskota di sela kegiatan sosialisasi RBI di aula Kantor Kelurahan Pengasinan, Rabu (19/8/2026).
Libatkan Berbagai Unsur Masyarakat
Menurut Ari, kegiatan sosialisasi RBI melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari kader PKK, DP3AP2KB, KemenPPPA hingga perangkat lingkungan RW.
Pelibatan berbagai unsur tersebut dilakukan untuk memperkenalkan konsep RBI sekaligus membangun ruang kolaborasi dalam menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan perempuan dan anak.
Baca Juga: Peringati HUT ke-81 RI, Wali Kota Depok Beberkan 3 Program Prioritas untuk Kemajuan Daerah
Ari menyebut sejumlah kegiatan di RBI RW 12 telah berjalan. Di antaranya kelompok tani beserta pengembangan produknya, layanan kesehatan, perpustakaan keliling, pendidikan anak usia dini (PAUD), hingga berbagai kegiatan pemberdayaan keluarga.
