POSKOTA.CO.ID - Aksi seorang pria yang mengamuk dan memukuli sejumlah pengendara motor di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, sempat membuat pengguna jalan panik. Rekaman kejadian tersebut kemudian beredar di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Polisi telah mengamankan pria berinisial J yang terlihat menghadang pengendara di tengah jalan. Dari pemeriksaan awal, polisi menyebut J bukan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), melainkan diduga berada dalam kondisi mabuk setelah mengonsumsi minuman keras.
Baca Juga: Persija Jakarta Matangkan Taktik di Thailand, Shin Tae-yong Siapkan Rotasi Pemain
Pria Mengamuk dan Pukul Pengendara Menggunakan Papan
Melansir dari instagram jakarta.terkini pada Rabu, 19 Agustus 2026 dalam video yang beredar, J terlihat berjalan ke tengah jalan dan menghampiri sejumlah pengendara motor. Ia kemudian menghadang kendaraan yang melintas dan melakukan tindakan agresif.
J bahkan terlihat memukul sejumlah pemotor menggunakan sebuah papan. Beberapa pengendara yang terkena pukulan tampak terjatuh, sementara pengguna jalan lain memilih menjauh untuk menghindari aksi tersebut.
Situasi akhirnya coba dikendalikan warga. Pria tersebut berhasil diamankan sebelum kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan.
Polisi memastikan dugaan gangguan jiwa tidak menjadi penyebab aksi tersebut.
“Yang bersangkutan bukan ODGJ. Dari pemeriksaan awal, yang bersangkutan diduga dalam keadaan mabuk setelah mengonsumsi minuman keras,” kata pihak kepolisian.
Polisi Masih Cari Korban Pemukulan
Setelah J diamankan, polisi masih mendalami kejadian tersebut, termasuk mencari pengendara yang menjadi korban pemukulan.
Langkah ini diperlukan untuk mengetahui secara lebih jelas rangkaian kejadian dan dampak yang ditimbulkan. Keterangan dari korban maupun saksi juga akan membantu polisi menentukan tindakan selanjutnya terhadap J.
Ada beberapa hal yang masih menjadi perhatian dalam penanganan kasus ini:
Identitas korban
Polisi masih mencari pengendara yang mengalami pemukulan dalam insiden tersebut.
Kondisi pelaku
Pemeriksaan awal menunjukkan J diduga mabuk setelah mengonsumsi minuman keras, bukan mengalami gangguan jiwa.
Motif aksi
Polisi masih mendalami alasan J mengamuk dan menyerang sejumlah pengendara.
Keterangan saksi
Kesaksian warga dan korban diperlukan untuk memperjelas kronologi kejadian di Lenteng Agung.
Kasus Masih Didalami Polisi
Peristiwa pria mengamuk di Lenteng Agung ini menjadi pengingat bahwa tindakan agresif di jalan raya dapat membahayakan bukan hanya pelaku, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi dan motif di balik aksi tersebut. Sementara itu, keberadaan korban yang belum seluruhnya teridentifikasi menjadi salah satu hal yang masih dicari dalam proses penyelidikan.
Dengan pemeriksaan terhadap J dan pengumpulan keterangan dari korban serta saksi, polisi diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai insiden yang sempat viral tersebut.
