TelkomGroup Sediakan Internet Gratis di Posko Pengungsian Gempa NTT, Ini Lokasi dan Layanannya

Senin 17 Agu 2026, 14:49 WIB
TelkomGroup hadirkan dukungan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui penyediaan paket darurat dan akses internet gratis. (Sumber: Telkom Indonesia)
TelkomGroup hadirkan dukungan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui penyediaan paket darurat dan akses internet gratis. (Sumber: Telkom Indonesia)

Koneksi internet tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian.

Salah satu pemanfaatannya dilakukan oleh Kepolisian Resor Sikka untuk menghadirkan hiburan bagi anak-anak pengungsi melalui pemutaran film di posko.

Baca Juga: Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tito Tinjau Wilayah NTT

Dengan adanya akses internet tersebut, masyarakat tidak hanya dapat berkomunikasi, tetapi juga memperoleh akses informasi dan menggunakan layanan digital selama berada di lokasi pengungsian.

Selain menyediakan internet gratis, TelkomGroup juga memberikan dukungan komunikasi melalui pembagian kartu perdana SIMPATI dan voucher kuota kepada masyarakat yang membutuhkan.

Telkomsel juga menyediakan Paket Darurat bagi pelanggan dan dapat diaktifkan melalui kode 88820#. Adapun manfaatnya, yaitu:

  • Kuota internet 3 GB
  • 1.000 SMS
  • 300 menit telepon
  • Harga Rp1
  • Masa berlaku tujuh hari

Baca Juga: Gempa M7,7 NTT Picu Tsunami 1,67 Meter, Badan Geologi Ungkap Potensi Bahaya

Layanan ini diharapkan membantu masyarakat tetap terhubung dengan keluarga serta mendapatkan informasi yang diperlukan selama proses penanganan dan pemulihan bencana.

Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup 24 Jam

TelkomGroup juga menyediakan Hotline Tanggap Bencana di nomor 0800-111-9000. Hotline tersebut dapat diakses selama 24 jam dan bebas pulsa. Masyarakat dapat memanfaatkannya untuk memperoleh informasi serta perkembangan terkait kondisi layanan dan penanganan bencana di lapangan.

TelkomGroup menyatakan akan terus mendampingi masyarakat selama masa pemulihan dengan menyesuaikan dukungan terhadap kebutuhan di lapangan.

Selain itu, pemantauan terhadap kondisi infrastruktur telekomunikasi terus dilakukan. Upaya perbaikan layanan juga dipercepat agar konektivitas digital di wilayah terdampak dapat kembali optimal.


Berita Terkait


News Update